Analisis proses pemahaman geometri siswa berbantuan geogebra berdasaran perspektif teori Pirie Kieren

Inesita, Balqis Tsani (2024) Analisis proses pemahaman geometri siswa berbantuan geogebra berdasaran perspektif teori Pirie Kieren. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Balqis Tsani Inesita_06020420021.pdf] Text
Balqis Tsani Inesita_06020420021.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of Balqis Tsani Inesita_06020420021_Full.pdf] Text
Balqis Tsani Inesita_06020420021_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 August 2027.

Download (7MB)

Abstract

Pemahaman geometri siswa dalam pembelajaran matematika belum optimal.Siswa mengalami kekurangpemahaman terhadap konsep-konsep geometri, dimana geometri cenderung memuat banyak konsep yang kompleks dan abstrak. Hal ini terlihat pada hasil survei TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) yang mengevaluasi kemampuan pemahaman matematika siswa di beberapa negara, dengan beberapa topik seperti geometri. Survei tersebut menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman siswa usia sekolah menengah Indonesia berada di bawah rata-rata internasional. Permasalahan ini akan berdampak pada kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal. Dalam perspektif Teori Pirie Kieren, pemahaman geometri diklasifikasikan menjadi delapan lapisan, diantaranya primitive knowing, image making, image having, property noticing, formalizing, observing, structuring, dan inventising. Selain itu, Geogebra merupakan salah satu perangkat lunak matematika dinamis dan interaktif yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran matematika. Dengan menggunakan Geogebra, siswa dapat membangun konsep matematika dan memvisualisasikan geometri. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran secara rinci mengenai proses pemahaman geometri siswa dari perspektif Teori Pirie Kieren melalui penggunaan Geogebra. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa dari kelas IX-A SMP Islam Hamalatul Qur’an, yang terdiri dari 2 siswa dengan kemampuan pemahaman geometri tinggi, 2 siswa dengan kemampuan pemahaman geometri sedang, dan 2 siswa dengan kemampuan pemahaman geometri rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan tes pemahaman geometri dari perspektif Teori Pirie Kieren dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan dari rancangan analisis deskriptif hasil Kembangan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa dengan kemampuan pemahaman geometri tinggi berhasil mencapai kedelapan lapisan pemahaman geometri Teori Pirie Kieren dengan baik, yaitu primitive knowing, image making, image having, property noticing, formalizing, observing, structuring, dan inventising. Siswa tersebut juga mengalami dua bentuk intervensi yaitu provokatif dan invokatif, (2) siswa dengan kemampuan pemahaman geometri sedang hanya mencapai lapisan keenam, yaitu primitive knowing, image making, image having, property noticing, formalizing, observing. Siswa tersebut mengalami satu bentuk intervensi yaitu provokatif, (3) siswa dengan kemampuan pemahaman geometri rendah hanya mencapai lapisan keempat saja, yaitu primitive knowing, image making, image having, property noticing dan mengalami satu bentuk intervensi yaitu invokatif.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Pemahaman geometri, teori Pirie Kieren; geogebra
Subjects: Matematika
Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Balqis Tsani Inesita
Date Deposited: 26 Aug 2024 07:27
Last Modified: 26 Aug 2024 07:27
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/72814

Actions (login required)

View Item
View Item