Kautsar, Amsal (2024) Pengembangan perangkat pembelajaran model problem based learning berbantuan phet simulation untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Amsal Kautsar_06020420019 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 July 2027.
Download (11MB)
Amsal Kautsar_06020420019.pdf
Download (1MB)
Abstract
Kemampuan penalaran merupakan kemampuan yang penting dikuasai oleh peserta didik karena berbanding lurus dengan tingkat pemahaman dan pemecahan masalah. Pasca pandemi Covid-19 kemampuan penalaran matematis siswa di Indonesia menurun, tidak terkecuali di MTs Negeri 4 Sidoarjo. Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran matematika model Problem Based Learning berbantuan PhET Simulation untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari modul ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan perangkat pembelajaran matematika model Problem Based Learning berbantuan PhET Simulation. Perangkat pembelajaran dikembangkan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga fase, yaitu fase investigasi awal, fase pembuatan prototipe, dan fase penilaian. Uji coba perangkat pembelajaran dilaksanakan di MTs Negeri 4 Sidoarjo dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang pada kelas VIII-A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik catatan lapangan, teknik validasi ahli, teknik angket, dan tes tulis berupa pretest dan posttest. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase investigasi awal telah dilaksanakan analisis masalah, kurikulum, karakteristik siswa, dan materi ajar. Masalah yang terjadi di MTs Negeri 4 Sidoarjo adalah penggunaan fasilitas yang kurang optimal dan pembelajaran yang kurang bervariatif. Kurikulum yang diterapkan pada kelas VIII adalah kurikulum merdeka. Karakteristik siswa di setiap kelas bersifat heterogen namun masih dapat dikendalikan. Materi yang sedang diajarkan adalah materi persamaan garis lurus. Pada fase pembuatan prototipe, perangkat pembelajaran telah disusun. Pada fase penilaian, perangkat pembelajaran telah divalidasi dan diujicobakan. Modul ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dikategorikan “sangat valid” dengan nilai rata-rata kevalidan modul ajar sebesar 4,205 dan nilai rata-rata kevalidan LKPD sebesar 4,16. Selanjutnya, modul ajar dikategorikan “praktis” dengan persentase sebesar 77,77% dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dikategorikan “sangat praktis” dengan persentase sebesar 90,86%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dinyatakan efektif meningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dalam kategori “sedang” dengan perhitungan gain ternormalisasi menunjukkan angka 0,4448.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembelajaran; problem based learning; phet simulation; kemampuan matematis |
| Subjects: | Matematika Pendidikan Pendidikan > Pembelajaran |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Amsal Kautsar |
| Date Deposited: | 31 Jul 2024 07:14 |
| Last Modified: | 31 Jul 2024 07:14 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/72577 |
