Penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dengan MST (Multiple Solution Task) untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa

Azzahra, Saffana Dwi (2024) Penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dengan MST (Multiple Solution Task) untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Saffana Dwi Azzahra_06020420041 full.pdf] Text
Saffana Dwi Azzahra_06020420041 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 August 2027.

Download (17MB)
[thumbnail of Saffana Dwi Azzahra_06020420041.pdf] Text
Saffana Dwi Azzahra_06020420041.pdf

Download (17MB)

Abstract

Berpikir kreatif merupakan suatu kegiatan yang menggunakan kecerdasan seseorang dengan cara-cara baru untuk menghasilkan sesuatu yang baru atau sebuah ide baru yang melibatkan penggabungan elemen-elemen yang sudah ada sebelumnya. Terdapat tiga unsur berpikir kreatif yaitu kefasihan (fluency), fleksibilitas (flexibility) dan kebaruan (novelty). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keterlaksanaan langkah-langkah pembelajaran matematika yang menerapkan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dengan MST (Multiple Solution Task) dan mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa setelah proses pembelajaran matematika yang menerapkan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dengan MST (Multiple Solution Task). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2023/2024 di MTsN 1 Kota Surabaya kelas VIII – G yang terdiri dari 27 siswa.. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan langkah-langkah pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes tulis. Setelah data diperoleh, kemudian data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis keterlaksanaan langkah-langkah dan teknik analisis TBK siswa. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: 1) Keterlaksanaan langkah-langkah pembelajaran matematika yang menerapkan model pembelajaran PBL dengan MST didapatkan persentase 96,6%. Sehingga, penerapan model pembelajaran PBL dengan MST terlaksana dengan baik. 2) Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yaitu hasil analisis tes MST yang diberikan kepada 27 siswa kelas VIII - G MTsN 1 Kota Surabaya dapat diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut: Komponen-komponen berpikir kreatif yang dimiliki siswa dalam menyelesaikan masalah SPLDV menggunakan MST adalah terdapat 11 siswa (40,74%) mampu menunjukkan kefasihan, 22 siswa (81,48%) mampu menunjukkan fleksibilitas, dan 2 orang (7, 40%) mampu menunjukkan kebaruan. Tingkat Berpikir Kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah SPLDV menggunakan MST berdasarkan komponen-komponen berpikir kreatif yang terpenuhi dapat dikelompokkan dalam TBK 0 (tidak kreatif) sebanyak 5 siswa (18,51%), TBK 1 (kurang kreatif) sebanyak 0 siswa ( 0%), TBK 2 (cukup kreatif) sebanyak 11 siswa (40,74%), TBK 3 (kreatif) sebanyak 9 siswa (33,33%), dan TBK 4 (sangat kreatif) sebanyak 2 siswa (7,40%). Hal ini menunjukkan bahwa siswa kelas VIII-G MTsN 1 Kota Surabaya tergolong cukup kreatif karena hasil penyelesaian masalah SPLDV menggunakan MST pada TBK 2 (cukup kreatif) lebih mendominasi yaitu 11 siswa (40,74%).

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: PBL (Problem Based Learning); MST (Multiple Solution Task); berpikir kreatif
Subjects: Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Saffana Saffana Dwi Azzahra
Date Deposited: 19 Aug 2024 07:52
Last Modified: 19 Aug 2024 07:52
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/72430

Actions (login required)

View Item
View Item