Makna Khalifah dalam qs. al-Baqarah ayat 30: studi komparatif Tafsir al-Misbah dan Tafsir al-wa'ie

Achmad, Hubbi Alfarodies (2024) Makna Khalifah dalam qs. al-Baqarah ayat 30: studi komparatif Tafsir al-Misbah dan Tafsir al-wa'ie. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Hubbi Al Farodies Achmad_E93217106 Full.pdf] Text
Hubbi Al Farodies Achmad_E93217106 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 July 2027.

Download (1MB)
[thumbnail of Hubbi Al Farodies Achmad_E93217106 OK.pdf] Text
Hubbi Al Farodies Achmad_E93217106 OK.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini menyajikan ringkasan dari analisis tafsir al-Misbah dan tafsir al-Wa’ie tentang makna khalifah yang terdapat dalam Surat al-Baqarah ayat 30. Khalifah termasuk dalam beberapa kata yang memunculkan kontroversi. Dalam kalangan muslim, kalimat ini memiliki atmosfer yang kental karena berkaitan dengan sistem khilafah yang kental dengan keislaman. Di Indonesia, kata khalifah sangat melekat terlebih lagi ketika akan memasuki pemilihan kepala daerah, termasuk pemilihan presiden Indonesia beberapa waktu yang lalu. Khalifah sendiri memiliki beberapa arti, secara makna khalifah berarti suatu pihak menggantikan yang lainnya. Terdapat pemaknaan tentang khalifah bagi makhluk Allah diantaranya khalifah bagi jin, bagi malaikat, bagi umat manusia, dan bagi Allah di muka bumi. Penelitian ini melibatkan analisis dari dua mufasir kontemporer yang sudah terkenal di Indonesia, yaitu M. Quraish Shihab dengan tafsir al-misbah dan Rokhmat S. Labib yang memeliki buku tafsir berjudul al-Wa’ie. Keduanya memiliki latar belakang pemikiran yang berbeda, sehingga penelitian ini memiliki beberapa sudut pandang berbeda. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa term khalifah dalam QS. al-Baqarah ayat 30 menurut M. Quraish Shihab dan Rokhmat S. Labib memiliki persamaan pemaknaan yakni pergantian manusia yang lama dengan manusia baru. Tetapi konotasi dalam pemaknaan menurut Rokhmat S. Labib lebih mengarah pada sebuah kepemimpinan yang disebut khalifah pada sistem khilafah sebagaimana pemahaman kepemimpinan pada organisasi Hisbut Tahrir. Sedangkan Quraish Shihab lebih memfokuskan sebagai tugas manusia diciptakan di bumi.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Khalifah; makna; tafsir
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Ulama
Kepemimpinan
Depositing User: Hubbi Alfarodies Achmad
Date Deposited: 15 Jul 2024 01:18
Last Modified: 15 Jul 2024 01:18
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/72296

Actions (login required)

View Item
View Item