Khotijah, Siti (2009) Pemberdayaan korban kerusuhan Sampit melalui Forum Komunikasi Korban Kerusuhan Kalimantan Tengah (FK-4): studi kasus Desa Ketapang Sampang Madura. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (537kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (94kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (57kB) | Preview
babi.pdf
Download (125kB) | Preview
babii.pdf
Download (127kB) | Preview
babiii.pdf
Download (127kB) | Preview
bab4.pdf
Download (185kB) | Preview
bab5.pdf
Download (89kB) | Preview
daftar pustaka.pdf
Download (96kB) | Preview
Abstract
Tragedi kemanusian yang terjadi dikal-teng beberapa tahun lalu, telah meninggalkan kenestapaan dan duka mendalam bagi warga Kal-teng keturunan Madura, Seratus ribu pengungsi internal tersebut di beberapa wilayah negara Indonesia, khususnya terkonsetrasi di pulau Madura, upaya pemberdayaan masyarakat telah mendapat perhatian besar dari berbagai pihak, melalui aspek pemberdayaan ekonomi, sosial dan politik, kondisi serpertiini membentuk mereka dalam membentuk suatu organisasi FK-4 yang menggambarkan kekuatan dari pngungsi itu sendiri, oleh karena itu skripsi ini mengangkat tentang Pemberdayaan Korban Kerusuhan Sampit Melalui Forum Komunikasi Korban Kerusuhn Kaklimantan Tengah (FK-4), Di desa Ketapang Sampang Madura. Untukmengetahui bagaimana pemberdayaan korban kerusuhan sampit yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Korban Kerusuhan Kalimantan Tengah (FK-4). Dan apa relevansi pemberdayaan Forum Komuniklasi Korban Kerusuhan Kalimantan Tengah (FK-4) dengan pemberdayaan masyarakat Islam.untuk mengetahui hal itu peneliti menggunakan analisa secara kualitatif yakni mengganalisa secara ilmiah tentang isi atau yang berkaitan dengan masalah tersebut. Dari penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa dalam pemberdayaan masyarakat korban kerusuhan sampit melalui forum komunikasi korban kerusuhan kalimatan tengah telah mengupayakan untuk menyentuh kesadaran masyarakat dan membangun rasa percaya diri pada masyarakat.agar mereka dapat terswadaya dari sebelumnya yaitu dengan melakukan upaya melalui program pendidikan multikultural berbasis lintas budaya, kampanye perdamaian melalui media dan beberapa progam yang menggunakan pijakan nilai-nilai perdamaian dan hak asasi manusia melalui kerja-kerja berbasis partisipasi masyarakat bawah.dengan adanya kegiatan ini masyarakat mulai sadar dan mau berfikir untuk dapat mengoptimalkan keberadaan mereka untuk kesejahteran dan meningkatkan kualitas hidup yang ada. sehingga sebagian besar dari pengungsi sudah ada yang kembali ke bumi kalimantan tengah dengan semangat persatuan.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Masyarakat Desa; Pengembangan |
| Subjects: | Dakwah > Pengembangan Masyarakat |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id |
| Date Deposited: | 30 Oct 2009 |
| Last Modified: | 16 Jan 2018 07:47 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7156 |
