Ja'far, Suhermanto (2013) PRAKSIOLOGI DALAM PERSPEKTIF ISLAM : STUDI EPISTEMOLOGI TENTANG TINDAKAN MANUSIA. Penelitian Individu.
Excutive Summary Suhermanto.pdf
Download (264kB) | Preview
Abstract
Praksiologi menyimpulkan bahwa paradoksalitas merupakan sebuah ketersesatan pikiran. Sebagaimana diformulasikannya, praksiologi memberi afirmasi terhadap kemampuan rasional manusia untuk memperoleh kepastian pengetahuan tentang aspek-aspek realitas. Menurut disiplin ini, pengetahuan dapat dipastikan. Praksiologi mempertanyakan tentang apa yang terjadi dalam suatu tindakan; apa artinya mengatakan bahwa seseorang pada suatu waktu di sana, hari ini dan di sini, bertindak; apa hasilnya jika ia memilih satu hal dan menolak yang lain. Senada dengan praksiologi, Islam memberikan rambu-rambu bahwa kepastian pengetahuan yang menyangkut kebenaran adalah milik Tuhan. Kepastian pengetahuan dalam Islam bersifat metafisis-ontologis, tidak semata-mata epistemologis terutama empiris. Dalam Islam, antara epistemologis, ontologis dan aksiologis bersifat sinergis dan saling keterhubungan serta tidak berdiri sendiri, sebagaimana pada positivism yang memisahkan antara ranah ontologi, epistemologi dan aksiologi. Karena itu, Islam memberikan sinyal bahwa sebuah kebenaran adalah milik Allah, yang kemudian dalam tradisi Islam sering disebut dengan pengetahuan (al-ilmu) al-ladunny atau al-hudury.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Additional Information: | Suhermanto Ja’far |
| Uncontrolled Keywords: | Praksiologi Islam; tindakan manusia |
| Subjects: | Perilaku |
| Divisions: | Karya Ilmiah > Laporan Penelitian |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 29 Jun 2016 05:11 |
| Last Modified: | 29 Jun 2016 05:14 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7143 |
