Djalal, Abd (2013) WAHDAT AL SHUHUD IBN ATA AL ALLAH AL SAKANDARI : LANDASAN TEOLOGIS DAN FILOSOFIS. Penelitian Individu.
Executive Summary Abd. Djalal.pdf
Download (246kB) | Preview
Abstract
Pentingnya menelusuri doktrin wahdat al shuhud Ibn Ata al Allah karena walaupun ia dalam hal ini memberikan alternatif dari doktrin falsafi ala wahdat al wujud, akan tetapi kediamannya dalam melihat doktrin tersebut patut ditelusuri lebih jauh. Apakah wahdat al shuhud adalah nama lain dari doktrin wahdat al wujud, ataukah ia benar-benar sebuah doktrin otentik yang berbeda dengan wahdat al wujud. Menyimak dari uraian Muhammad Sa’id Ramadan al Buti dalam kitabnya al Hikam al ‘Ata‘iyah: Sharh wa Tahlil menegaskan bahwa manusia sampai pada tahap ‘ayn al bashirah tidak melihat segala wujud (makhluk) kecuali eksistensi sifat Allah, inilah yang dikatakan sebagai wahdat Al shuhud. Apakah pada puncak tahapan wahdat al shuhud akan ditemukan proposisi layaknya doktrin wahdat al wujud? Inilah signifikansi penelitian ini
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Additional Information: | Abd Djalal |
| Uncontrolled Keywords: | wahdat al shuhud; ibn ata al allah al sakandari |
| Subjects: | Teologi Tasawuf |
| Divisions: | Karya Ilmiah > Laporan Penelitian |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 28 Jun 2016 07:29 |
| Last Modified: | 28 Jun 2016 07:29 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7113 |
