Fadlilatin, Farida Nur (2009) Bimbingan konseling Islam dalam menangani sikap fiksasi anak dengan pendekatan moral development di Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (405kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (52kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (97kB) | Preview
bab 1.pdf
Download (182kB) | Preview
bab 2.pdf
Download (346kB) | Preview
bab 3.pdf
Download (159kB) | Preview
bab 4.pdf
Download (297kB) | Preview
bab 5.pdf
Download (142kB) | Preview
daftar pustaka.pdf
Download (124kB) | Preview
Abstract
Ada tiga persoalan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu : (1) Bagaimana bentuk sikap fiksasi anak (konseli) di Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban,(2) Bagaimana proses pelaksanaan bimbingan konseling Islam dalam menangani sikap fiksasi anak dengan pendekatan moral development di Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban,(3) Bagaimana perubahan sikap sebagai hasil pelaksanaan bimbingan konseling Islam dalam menangani sikap fiksasi anak dengan pendekatan moral development di Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk sikap fiksasi anak (konseli) di Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban, mendekripsikan proses pelaksanaan bimbingan konseling Islam dalam menangani sikap fiksasi anak dengan pendekatan moral development di Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban, dan mendeskripsikan perubahan sikap sebagai hasil pelaksanaan bimbingan konseling Islam dalam menangani sikap fiksasi anak dengan pendekatan moral development di Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berguna memberikan fakta dan data mengenai sikap fiksasi anak di Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban, kemudian data tersebut dianalisis secara kualitatif deskriptif pula yang mana analisa ini dilakukan hanya pada laporan yang menggambarkan apa yang terjadi di lapangan dengan menggunakan alat accumulation record. Dari hasil penelitian ini diperoleh sebuah hasil bahwasannya (1) Bentuk sikap fiksasi diantaranya, mengambil barang orang lain tanpa izin, menyuruh orang lain untuk mengerjakan tugasnya, suka memukul teman yang tidak patuh padanya, suka mentraktir (bosy) teman-temannya, sering membantah ketika disuruh mengerjakan pekerjaan rumah. (2) Proses konseling dilakukan sebagaimana mestinya, yaitu melalui identifikasi kasus, kemudian diagnosan prognosa, terapi/treatment, dan yang terakhir follow up. (3) Hasil konseling yang telah dilakukan adalah konseli menjadi lebih penurut, konseli menjadi rajin belajar, konseli selalu mengerjakan PR sebelum berangkat sekolah, konseli tidak lagi mengambil barang orang lain tanpa izin, konseli tidak lagi menghambur-hamburkan uang untuk sekedar mentraktir temannya, konseli bersedia melakukan pekerjaan rumah seperti merapikan tempat tidurnya sendiri.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bimbingan Konseling Islam; Sikap Fiksasi; Moral Development |
| Subjects: | Bimbingan Konseling |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id |
| Date Deposited: | 30 Oct 2009 |
| Last Modified: | 28 Mar 2018 07:03 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7037 |
