Analisis ketimpangan pendapatan antar wilayah di Gerbangkertosusila tahun 2017 - 2021

Azzurri, Sandy Setya (2024) Analisis ketimpangan pendapatan antar wilayah di Gerbangkertosusila tahun 2017 - 2021. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Sandy Setya Azzurri_08020120064.pdf] Text
Sandy Setya Azzurri_08020120064.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Sandy Setya Azzurri_08020120064_Full.pdf] Text
Sandy Setya Azzurri_08020120064_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 May 2027.

Download (3MB)

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang menunjukkan ketidakmerataan dan ketimpangan dalam pembangunan di semua bagian wilayahnya. Ketimpangan ini terlihat jelas dalam berbagai tingkat pembangunan, khususnya bidang ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. Dalam pembangunan daerah, kawasan Gerbangkertosusila menghadapi sejumlah masalah terkait dengan pemerataan pembangunan. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan penduduknya, pemerintah daerah diberikan kewenangan lebih dalam menyelenggarakan dan mengatur daerahnya masing-masing. Salah satu pemicu yang dapat menciptakan ketimpangan pendapatan adalah perbedaan dalam pertumbuhan ekonomi di tiap kabupaten dan kota. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator untuk menilai berhasil tidaknya pembangunan ekonomi di suatu daerah. Ketimpangan dapat teratasi dengan pemerataan pembangunan terutama pada sektor ekonomi. Pemerataan pembangunan tercermin dalam perbedaan pendapatan di setiap wilayah. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif. Lokasi dilakukan dengan fokus lokasi penelitian di satuan kawasan Gerbangkertosusila. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan data sekunder dari sumber utama yaitu Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data menggunakan beberapa penerapan teknik analisis seperti analisis location quotient (LQ), indeks williamson, dan tipologi klassen. Dalam kawasan Gerbangkertosusila memiliki perbedaan potensi sektor ekonomi menurut hasil dari pengolahan data PDRB dari masing-masing wilayah menggunakan metode Location Quotient. Dimana diperoleh dari beberapa wilayah memiliki sektor-sektor basis dan non basis. Pada penelitian kawasan Gerbangkertosusila tahun 2017 – 2021 terlihat terjadi ketimpangan pendapatan sedang atau dapat dikategorikan dalam kategori dua tercermin dari hasil perhitungan indeks williamson dengan nilai rata-rata 0,4. Dalam tipologi klassen terdapat beberapa wilayah dengan kuadran yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita (PDRB) di wilayah tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ketidakmerataan pembangunan ekonomi terjadi di Indonesia, khususnya di kawasan Gerbangkertosusila. Meskipun pemerintah daerah diberikan kewenangan lebih untuk menyelenggarakan pembangunan, perbedaan dalam pertumbuhan ekonomi antar wilayah menjadi salah satu pemicu ketimpangan pendapatan. Melalui penelitian dengan metode kuantitatif dan analisis data menggunakan teknik seperti Location Quotient, indeks Williamson, dan tipologi Klassen, terlihat bahwa upaya pemerataan pembangunan masih diperlukan untuk mengatasi ketimpangan pendapatan di dan meningkatkan kesejahteraan Kawasan Gerbangkertosusila.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: sektor potensial ekonomi; ketimpangan pendapatan; pemerataan ekonomi
Subjects: Ekonomi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Sandy Setya Azzurri
Date Deposited: 15 May 2024 03:29
Last Modified: 15 May 2024 03:29
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/70066

Actions (login required)

View Item
View Item