Analisis adat Basandi Syarak- Syarak Basandi Kitabullah menurut semiotika Ferdinand De Saussure

Parikesit, Fajri (2023) Analisis adat Basandi Syarak- Syarak Basandi Kitabullah menurut semiotika Ferdinand De Saussure. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Fajri Parikesit_E91219074 OK.pdf] Text
Fajri Parikesit_E91219074 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Fajri Parikesit_E91219074 Full.pdf] Text
Fajri Parikesit_E91219074 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2027.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada pada falsafah adat Minangkabau yang ada di Sumatera Barat. Dalam melakukan penelitian skripsi ini, peneliti merumuskan satu rumusan utama yaitu: Bagaimana Analisis Falsafah Adat Basandi SyarakSyarak Basndi Kitabullah menurut presfektif semiotika Ferdinand De Sausure. Dengan demikian, skripsi ini bertujuan untuk menjawab persoalan dari satu rumusan masalah utama yang telah dirumuskan tersebut. Model penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Teknik observasi, wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Dalam perspektif semiotika, Saussure menekankan bahwa setiap tanda memiliki dua aspek yaitu signifier dan signified. Signifier adalah bentuk fisik dari tanda tersebut, sedangkan signified adalah konsep atau makna yang diwakilkan oleh tanda tersebut. 2) Dalam hal ini, Adat Basandi Syarak menjadi signifier yang menggambarkan bentuk fisik dari tanda tersebut, sedangkan signified nya adalah norma atau aturan yang diungkapkan melalui adat tersebut. Syarak Basandi Kitabullah menjadi signifier yang menggambarkan bentuk fisik dari tanda tersebut, sedangkan signified nya adalah nilai-nilai moral yang terdapat dalam agama Islam. 3) Adat Basandi Syarak dan Syarak Basandi Kitabullah saling terkait dan tidak bisa dipisahkan. Adat Basandi Syarak tidak bisa diterapkan secara bebas tanpa memperhatikan Syarak Basandi Kitabullah. Begitu pula sebaliknya, Syarak Basandi Kitabullah tidak bisa diterapkan dengan baik tanpa memperhatikan Adat Basandi Syarak. Dalam hal ini, kedua tanda tersebut saling mendukung dan melengkapi satu sama lain.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Semiotika; signifier; signified; Adat Basandi Syarak; Syarak Basndi Kitabullah
Subjects: Agama
Filsafat
Adat
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Fajri Parikesit
Date Deposited: 26 May 2024 16:00
Last Modified: 26 May 2024 16:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/70006

Actions (login required)

View Item
View Item