Nasrullah, Nasrullah (2013) KONSTRUKSI SOSIAL HADIS – HADIS MISOGINIS DI KALANGAN AKTIVIS ORGANISASI KEAGAMAAN : STUDI LIVING SUNNAH DI KOTA MALANG. ['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (90kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (79kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (126kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (503kB) | Preview
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (396kB)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (536kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (401kB)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (505kB)
Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (313kB)
Bab 7.pdf
Download (77kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (165kB) | Preview
Abstract
Sebelum Islam datang, perempuan dianggap dan diposisikan sebagai warga masyarakat kelas dua. Meski Islam telah mendekonstruksi doktrin dan sikap – sikap diskriminatif terhadap perempuan, masih saja penafsiran yang diskriminatif terhadap perempuan beredar di masyarakat. Menyikapi hal itu, sebagian pemikir muslim meneliti teks-teks hadis misoginis baik dari sisi sanad maupun matannya. Dari semua penelitian tentang hadis-hadis misoginis, sebagian besar berkutat pada sanad dan matan. Penelitian ini menjadi sangat penting karena masuk pada ranah empiris.
Penelitian ini difokuskan untuk menjawab beberapa masalah yang ada dalam penelitian ini yaitu; (a) bagaimana konstruksi pemahaman aktivis organisasi keagamaan kota Malang terhadap hadis-hadis misoginis. (b) bagaimana akar pemahaman aktivis organisasi keagamaan kota Malang terhadap hadis-hadis misoginis. (c) bagaimana penyebaran pemahaman aktivis organisasi keagamaan kota Malang terhadap hadis-hadis misoginis.
Penelitian ini tergolong pada jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan ilmu kritik hadis dan sosiologi, menggunakan teori konstruksi sosial. Peneliti menggunakan satu model baru tentang penelitian hadis, yaitu living sunnah. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara yang mendalam (indepth interview) dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik sampel bertujuan (purposive sampling). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model interaktif Huberman dan Miles dengan tiga langkah, yaitu; reduksi data, display data, dan kesimpulan.
Pemahaman aktivis organisasi keagamaan NU, Muhammadiyah dan HTI tentang hadis-hadis misoginis dapat diklasifikasikan menjadi empat model pemahaman, yaitu tekstualis (parsialis, akomodatif dan ambigu), metaforis, kontekstualis- hermeneutis, dan intuitif (konservatif dan progresif). Akar pemahaman para aktivis tentang hadis-hadis misoginis bersumber dari karya ulama klasik, para pemikir kontemporer dan juga bersumber dari hasil pembacaan secara intuitif baik yang mengarah kepada konservatif maupun progresif .
Semua aktivis mempunyai cara yang sama dalam pengimplementasian pemahaman mereka terhadap hadis-hadis misoginis, yaitu dengan cara memberikan ceramah, seminar dan juga melalui forum diskusi dan tanya jawab, baik terbatas pada sesama komunitas organisasi maupun lintas organisasi
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Burhan Djamaludin; Ridlwan Nashir |
| Uncontrolled Keywords: | Hadis-Hadis Misoginis; Living Sunnah; Aktivis Organisasi Keagamaan |
| Subjects: | Hadis |
| Divisions: | Program Doktor > Ilmu Keislaman |
| Depositing User: | Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 12 Feb 2015 05:32 |
| Last Modified: | 12 Feb 2015 05:32 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/700 |
