Arifin, Sirajul and Mawardi, Ahmad Imam and Buchori, Imam (2015) Pendampingan akses pembiayaan koperasi wanita dalam rangka fasilitasi perkuatan permodalan: Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sidorajo, dan Kota Surabaya. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Ampel, Surabaya. (Unpublished)
Surat tugas.pdf
Download (1MB) | Preview
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Kata pengantar.pdf
Download (1MB) | Preview
Daftar isi.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (66MB) | Preview
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (66MB)
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (66MB)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (66MB)
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (387kB)
Bab 6.pdf
Download (278kB) | Preview
Daftar pustaka.pdf
Download (120kB) | Preview
Lampiran.pdf
Download (66MB) | Preview
000 Binder DED STR UINSA PERPUS.pdf
Download (40MB) | Preview
Video Profil Perpustakaan UINSA.mov
Restricted to Repository staff only
Download (760MB)
Abstract
Sebagian besar pengurus Koperasi Wanita di Kabupaten Sumenep, Sidoarjo, dan Kota Surabaya selain kurang memiliki kapasitas pengetahuan tentang penyusunan proposal pengajuan dana bergulir juga tidak memahami aturan main tentang program dana bergulir. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 21 Tahun 2012 yang menjadi aturan dasar program dana bergulir adalah suatu keniscayaan bagi setiap koperasi yang telah dua kali menerima bantuan dana hibah keuangan untuk dapat mengakses dana bergulir. Peraturan ini dibuat sebagai wujud kepedulian pemerintah untuk tetap berupaya memperkuat perekonomian masyarakat Jawa Timur melalui lembaga koperasai wanita. Kekurangan yang demikian menggambarkan suatu kelemahan. Kelemahan teoretis dan praktis mereka tentang ketentuan dana bergulir dan prosedur pengajuan dana bergulir dapat direduksi bahkan diatasi melalui pendampingan klasikal dan non-klasikal. Pendampingan dari tim akademisi, karenanya, menjadi bagian penting yang memberikan wawasan dan pengetahuan baru dalam upaya memperkuat permodalan koperasi wanita melalui akses pembiayaan dana bergulir. Sekalipun kelemahannya dapat direduksi bahkan diatasi, namun ada satu hal penting yang tetap menjadi kendala bagi kalangan pengurus koperasi wanita, yaitu keharusan jaminan aset sebagai persyaratan pokok yang tidak dapat dihindari. Sebagian besar koperasi wanita dampingan tidak memiliki baik jaminan yang memadai maupun tambahan margin fee (bunga) jika masih harus dijaminkan melalui PT. Jamkrida. Keluhan semacam ini tentu menjadi bahan renungan bahkan bahan pertimbangan bagi para pengambil kebijakan tentang kemungkinan peniadaan jaminan atau minimalisasi rasio nilai jaminan.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembiayaan; dana bergulir, pendampingan; koperasi wanita |
| Subjects: | Ekonomi |
| Divisions: | Karya Ilmiah > Laporan Pengabdian |
| Depositing User: | Users 225 not found. |
| Date Deposited: | 23 Jun 2016 07:21 |
| Last Modified: | 11 Mar 2020 01:45 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6980 |
