Saoki, Saoki (2013) MAKNA AGAMA BAGI BIROKRAT : RELASI RELIGIUSITAS DAN ETOS KERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROPINSI JAWA TIMUR. Penelitian Individu.
executive summary saoki.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstract
Penelitian ini, mengetengahkan makna agama bagi birokrat, lalu menganalisis relasinya dengan peningkatan etos kerja birokrat. penelitian ini, menganilis lebih jauh tentang pengaruh religiusitas pada etos kerja di lingkungan birokrat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tingkatan keberagamaan birokrat pada akhirnya diukur dengan identifikasiidentifikasi formal yang konvensional. Sakral karena diakui, bukan karena dialami. Sesuatu dianggap sakral bukan karena telah terjadinya kesatuan spiritual (spiritual unity) antara sesuatu tersebut dengan seorang individu, melainkan karena secara konvensional sesuatu itu merupakan sesuatu yang sakral. Kedalaman emosi individual berubah menjadi emosi masa atau sosial. Nilai dan kedalaman ritual yang pada asalnya, hanya mungkin diketahui oleh Tuhan dan dirinya (yang melakukan ritual) menjadi milik masyarakat dan diidentifikasi oleh konvensi masyarakat diidentifikasi ritual. Demikian pula dengan aspek-aspek kehidupan keagamaan lainnya. Sehingga, kualitas masyarakat beragama diidentifikasi oleh kesejahteraan material dan peradaban material, bukannya dari capaian kesadaran moralitas dan spiritualitasnya.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Additional Information: | Saoki |
| Uncontrolled Keywords: | Agama; birokrasi; religiusitas; etos kerja |
| Subjects: | Etos Kerja |
| Divisions: | Karya Ilmiah > Laporan Penelitian |
| Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 22 Jun 2016 07:23 |
| Last Modified: | 22 Jun 2016 07:23 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6956 |
