Penyelesaian sengketa jual-beli sistem tebasan padi di Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk dalam perspektif al Sulḥu dan undang-undang nomor 30 tahun 1999

Putri, Indri Nabilla (2024) Penyelesaian sengketa jual-beli sistem tebasan padi di Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk dalam perspektif al Sulḥu dan undang-undang nomor 30 tahun 1999. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Indri Nabilla Putri_05010220011.pdf] Text
Indri Nabilla Putri_05010220011.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Indri Nabilla Putri_05010220011_Full.pdf] Text
Indri Nabilla Putri_05010220011_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 March 2027.

Download (3MB)

Abstract

Skipsi dengan judul “Penyelesaian Sengketa Jual-Beli Sistem Tebasan Padi di Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk dalam Perspektif Al-Ṣulḥu dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999” disusun dalam rangka menjawab rumusan masalah mengenai 1) Bagaimana penyelesaian sengketa sistem jual-beli tebasan padi di Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk 2) Bagaimana penyelesaian sengketa jual-beli padi sistem tebasan dalam hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data melalui cara wawancara dan dokumentasi dari para responden. Kemudian menggunakan teknis analisis data secara deskriptif dengan menggunakan pola berfikir induktif. Hasil dari penelitian ini adalah sengketa sistem jual-beli tebasan padi diantara petani dan penebas banyak menggunakan jalur perdamaian diantara keduanya jika kedua belah pihak memiliki tanggung jawab untuk upaya damai. Sebab para pihak memiliki itikad baik apabila ditemukannya faktor yang bisa menyebabkan sengketa. Hal ini dilandasi karena jika penebas kabur dan tidak bertanggungjawab petani akan menolak transaksi dengan orang yang sama. Penyelesaian sengketa tersebut selaras dengan prinsip jalur damai yang ada pada al-ṣulḥu dan ditambah dengan cara Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 mengenai Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa yang selaras dengan Pasal 1 angka (10) salah satunya menggunakan metode mediasi. Berdasarkan kesimpulan penulis menyarankan agar adanya perjanjian secara tertulis ataupun juga harus dibahasnya proses penyelesaian apabila nantinya jika terjadi suatu permasalahan diantara keduanya, sehingga bisa dilaksanakan sesuai kesepakatan dari awal agar masing-masing pihak merasa adil.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Sengketa jual-beli; sistem tebasan padi
Subjects: Hukum Ekonomi
Jual Beli
Pertanian
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Indri Nabilla Putri
Date Deposited: 28 Mar 2024 04:40
Last Modified: 28 Mar 2024 04:40
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/69329

Actions (login required)

View Item
View Item