Korelasi indeks biotik dan keanekaragaman makroinvertebrata dengan parameter fisika kimia air di sungai Kandangan Kecamatan Benowo Kota Surabaya

Nadila, Sabrina Ainun (2024) Korelasi indeks biotik dan keanekaragaman makroinvertebrata dengan parameter fisika kimia air di sungai Kandangan Kecamatan Benowo Kota Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Sabrina Ainun Nadila_09010520016.pdf] Text
Sabrina Ainun Nadila_09010520016.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Sabrina Ainun Nadila_09010520016_Full.pdf] Text
Sabrina Ainun Nadila_09010520016_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 March 2027.

Download (4MB)

Abstract

Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 02 Tahun 2004, Sungai Kandangan merupakan sungai kelas III yang melewati kawasan persawahan, industri, dan pemukiman padat penduduk yang dimana masyarakat sekitar membuang limbah domestik secara langsung ke sungai ini sehingga diperlukan adanya pemantauan kualitas air guna mengurangi kemungkinan terjadinya pencemaran air. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas air berdasarkan parameter fisika, kimia, indeks biotik makroinvertebrata dan menganalisis hubungan antara kualitas air Sungai Kandangan dengan indeks biologi dan indeks keanekaragaman makroinvertebrata menggunakan metode biomonitoring. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dan analitik non parametrik. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2024 dengan pengambilan sampel air dan makroinvertebrata secara duplo pada 4 titik yang ditentukan berdasarkan cluster area. Pengukuran kualitas air meliputi pH, suhu, dissolved oxygen (DO), biochemical oxygen demand (BOD), chemical oxygen demand (COD), total suspended solids (TSS), amonia, dan kromium. Pengambilan makroinvertebrata dilakukan menggunakan metode kickking, jabbing dan sweeping. Hasil dari pengujian kualitas air diperoleh parameter pH memenuhi bakumutu dengan nilai antara 8,1 – 8,3 dengan bakumutu 6-9. TSS semua titik memenuhi bakumutu dengan nilai antara 8,5 – 51 mg/L dengan bakumutu 100 mg/L. Kromium pada semua titik memenuhi bakumutu dengan nilai antara 0,015- 0,03 mg/L dengan bakumutu 0,05mg/L. Suhu pada titik 1 melebihi bakumutu sebesar 32,8oC dengan bakumutu 20-32oC. DO kurang dari batas minimal pada titik 2,3 dan 4 dengan nilai antara 0,53-0,91 mg/L dengan bakumutu minimal 3 mg/L. BOD melebihi bakumutu pada titik 2,3dan 4 dengan nilai antara 10,5-12,5 mg/L dengan bakumutu 6 mg/L. COD melebihi bakumutu pada titik 3 yaitu 47 mg/L dengan bakumutu 40 mg/L. Sementara itu, pada amonia melebihi bakumutu pada semua titik dengan nilai antara 5,9-18,35 mg/L dengan bakumutu 0,5 mg/L. Hasil identifikasi makroinvertebrata diperoleh 8 famili yaitu Thiaridae, Chironomidae, Corixidae, Naucoridae, Tabanidae, Planorbidae, Parathelphusidae, Physidae. Hasil BMWP ASPT pada semua titik berkategori perairan kotor berat dengan nilai antara 3-3,6 sementara indeks keanekaragaman pada titik 1,3 dan 4 tergolong rendah dengan nilai antara 0,03-0,8 serta pada titik 2 keanekaragaman sedang dengan nilai 1,23. Hasil uji korelasi kualitas air dengan BMWP ASPT dan indeks keanekaragaman menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan dengan nilai tidak lebih atau sama dengan ρ tabel yaitu 1,000.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Biomonitoring; BMWP ASPT; indeks keanekaragaman; kualitas air; makroinvertebrata
Subjects: Teknik Lingkungan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Tehnik Lingkungan
Depositing User: Sabrina Ainun Nadila
Date Deposited: 27 Mar 2024 03:05
Last Modified: 27 Mar 2024 03:05
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/69281

Actions (login required)

View Item
View Item