Anggraini, Nofi (2023) Larangan melakukan perkawinan di bulan Syuro menurut ulama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Nofi Anggraini_05020520034 ok.pdf
Download (5MB)
Nofi Anggraini_05020520034 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 January 2027.
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Bulan Syuro oleh masyarakat Jawa dipandang banyak mempunyai larangan-larangan tertentu. Salah satunya penyelenggarakan pernikahan, pada masalah ini terdapat perbedaan pendapat para ulama dari kalangan NU dan Muhammadiyah mengenai larangan perkawinan di bulan Syuro.Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris. Data yang digunakan merupakan data asli dan dikuatkan dengan data sekunder.Penelitian ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, menurut para ‘ulamā’ , pernikahan boleh dilakukan sepanjang bulan Syuro, begitu pula pada bulan Syuro dan Muḥarram.dapat disimpulkan tidak ada bulan keramat dalam menjalani syariat khususnya pernikahan di bulan Syuro sebab semua bulan itu baik sifatnya dalam Islam, para ulama dikalangan NU dan Muhammadiyah juga sependapat akan dibolehkannya menikah pada bulan Syuro.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bulan Syuro; Muhammadiyah; Nahdlatul Ulama |
| Subjects: | Hukum Islam Perbandingan Agama Perbandingan Agama Tradisi Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzhab |
| Depositing User: | Nofi Anggraini Nofi Anggraini |
| Date Deposited: | 25 Jan 2024 07:11 |
| Last Modified: | 25 Jan 2024 07:11 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/67820 |
