Kerajaan-kerajaan Islam di Madura menghadapi kolonialisme Belanda tahun 1830-1885

Riady, Ziauddin Akbar (2024) Kerajaan-kerajaan Islam di Madura menghadapi kolonialisme Belanda tahun 1830-1885. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ample Surabaya.

[thumbnail of Ziauddin Akbar Riady_03020220071.pdf] Text
Ziauddin Akbar Riady_03020220071.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of Ziauddin Akbar Riady_03020220071_Full.pdf] Text
Ziauddin Akbar Riady_03020220071_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 January 2027.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan:(1) Bagaimana Sejarah Kerajaan-Kerajaan lokal di Madura dari masa ke masa ? (2) Bagaimana peran dan pengaruh Kolonialisme Belanda terhadap Kerajaan-Kerajaan di Jawa dan Madura ? (3) Bagaimana hubungan kooperatif dan Non-Kooperatif Kerajaan-Kerajaan Islam di Madura dengan Kolonialisme Belanda ? Untuk menjawab permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode penelitian sejarah. Metode ini digunakan peneliti untuk merekonstruksi peristiwa sejarah secara sistematis dengan cara mengumpulkan sumber, memverifikasi sumber yang telah ditemukan, melakukan penafsiran dan melakukan penulisan sejarah. Penelitian ini juga menggunakan teori tekanan yang dicetuskan Robert K. Merton. Kerena sangat sesuai dengan kondisi kerajaan-kerajaan Madura pada saat itu berada di bawah tekatanan Kolonialisme Belanda dan Kerajaan-Kerajaan yang lebih besar di Jawa. Skripsi ini menyimpulkan bahwa (1) Kerajaan-Kerajaan di Madura sudah mulai eksis sejak abad ke 12, saat itu Arya Wiraraja adalah penguasa Madura yang di sebut dengan Kerajaan Songennep. Kerajaan-kerajaan di Madura juga selalu di bawah supremasi Kerajaan-Kerajaan di Jawa sejak zaman Singasari, Majapahit, Demak dan Mataram. (2) Pihak Belanda turut berperan dalam perpolitikan Kerajaan-Kerajaan di Jawa dan Madura yang berdampak pada perpecahan kerajaan-kerajaan di Jawa sehingga Belanda dapat leluasa memonopoli Ekonomi dan Politik. (3) Hubungan penguasa Kerajaan-Kerajaan di Madura dengan Kolonialisme Belanda menghasilkan dua sikap yaitu Kooperatif dan Non-Kooperatif

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Kerajaan; Madura; kolonialisme; Belanda
Subjects: Kebudayaan
Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Ziauddin Akbar Riady
Date Deposited: 18 Jan 2024 04:20
Last Modified: 05 Feb 2024 04:17
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/67487

Actions (login required)

View Item
View Item