Fikri, Abdul Aziz Ali (2024) Dimensi tafsir maqasid dalam pemikiran Hasyim Asyari. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Abdul Aziz Ali Fikri_07010320001 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 April 2027.
Download (4MB)
Abdul Aziz Ali Fikri_07010320001.pdf
Download (6MB)
Abstract
Dalam penelitian ini, hal yang paling disorot adalah aspek tafsir maqasid dalam pemikiran Hasyim Asyari melalui kitab-kitab karya Hasyim Asyari. Menarik dicatat, sejauh ini Hasyim Asyari merupakan ulama yang jarang-atau bahkan tidak sama sekali-dipandang dari segi pemikiran penafsiran dan pemahamannya terhadap al-Qur’an. Padahal Hasyim Asyari seringkali mengutip ayat al-Qur’an untuk melegitimasi pemikirannya, tentu dalam proses pengutipan tersebut Hasyim Asyari melakukan penafsiran al-Qur’an, kendati tidak bisa disamakan dengan fenomena penafsiran al-Qur’an di kitab tafsir pada umumnya. Oleh karena itu, setidaknya ada dua rumusan masalah yang diajukan: 1). Bagaimana penafsiran al-Qur’an Hasyim Asyari dalam kitab Ada>b al-Alim wa al-Mutallim, Risalah Ahl al-Sunnah wa al-Jama‘ah dan Al-Tibyan fi al-Nahyi ‘an Muqat}aa>ti wa al-arha>m wa al-Aqa>rib wa al-Ikhwan. 2). Bagaimana Dimensi Tafsi>r Maqa>s}id dalam Pemikiran Hasyim Asyari. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui penafsiran al-Qur’an Hasyim Asyari dalam kitab Ada>b al-Alim wa al-Mutallim, Risa>lah Ahl al-Sunnah wa al-Jama‘ah dan Al-Tibyan fi al-Nahyi ‘an Muqat}aa>ti wa al-arha>m wa al-Aqarib wa al-Ikhwan dan dimensi tafsir maqasid dalam pemikiran Hasyim Asyari. Dalam menjawab rumusan masalah tersebut, penelitian ini dilakukan menggunakan analisis kepustakaan (library research) bersifat analisis konten (content analysis) terhadap ayat-ayat dalam beberapa kitab tersebut yang digunakan meligitimasi pemikiran Hasyim Asyari. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Penafsiran al-Qur’an Hasyim Asyari tidak bisa disamakan dengan penafsiran yang ada di dalam kitab tafsir. Ini terjadi karena Hasyim Asyari hanya melegitimasi pemikirannya dengan ayat-ayat al-Qur’an, sebagaimana yang biasa terjadi pada fenomena tafsir di kitab non tafsir. Meski demikian, kecenderungan yang muncul secara metodologis, menghantarkan pada metode tafsir tematik yang diperkenalkan Abd al-Hayy al-Farmawy. Secara sumber tafsir adalah bi al-ra’yi dan secara corak penafsiran adalah adab-ijtima>‘i. Selanjutnya terkait dimensi tafsi>r maqa>s}id yang terlihat, maka penafsiran al-Qur’an Hasyim Asyari sejalan dengan falsafah tafsir maqa>s}id terutama yang diperkenalkan oleh Abdul Mustaqim, yakni; al-adalah (keadilan), al-hurriyah (kebebasan), al-mas’uliyyah (tanggung jawab), al-musawwa (kesetaraan) dan al-insaniyyah (kemanusiaan).
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tafsir maqasid; pemikiran; Hasyim Asyari |
| Subjects: | Pemikiran Tafsir Ulama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | Abdul Aziz Ali Fikri Supari |
| Date Deposited: | 26 Jan 2024 06:23 |
| Last Modified: | 26 Jan 2024 06:23 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/67450 |
