Ajaran ketuhanan menurut Pangestu dan unsur unsur keislaman dalam Kitab Sasangka Jati

Yaum, Atik Rohimana Alfa (1998) Ajaran ketuhanan menurut Pangestu dan unsur unsur keislaman dalam Kitab Sasangka Jati. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (797kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (151kB) | Preview
[thumbnail of Daftaf Isi.pdf]
Preview
Text
Daftaf Isi.pdf

Download (221kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (930kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (537kB) | Preview
[thumbnail of Bab 6.pdf]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (590kB) | Preview
[thumbnail of Daftar pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (934kB) | Preview

Abstract

Sasangka jati merupakan himpunan wahyu tuhan, dimana wahyu tersebut adalah sama dengan wahyu kristus atau wahyu illahi, sebab ia merupakan suatu hal yang diterimakan oleh yang maha esa kepada manusia yang terpilih setelah melalui ujian yang berat. Dengan ungkapan lain sasangka jati adalah sebuah kitab pedoman bagi warga paguyuban ngesti tunggal yang merupakan himpunan dari tujuh sabda wajangan sang sukma sejati, yang diterima oleh manusia pilihan. Adapun rumusan masalah yang akan dibahas disini adalah sebagai berikut: 1). Bagaimana latar belakang kehidupan pembawa kitab sasangka jati dan asal usul kitab tersebut? 2). Bagaimana konsep ketuhanan yang ada dalam kitab sasangka jati? 3). Sejauh mana unsur unsur keislaman yang terdapat dalam sasangka jati? Metode yang digunakan dalam skripsi ini dengan menggunakan metode dedeksi, metode induksi dan metode komparatif. Metode Deduksi dipergunakan untuk mendapatkan kesimpulan baru atau khusus tentang ajaran ketuhanan, penciptaan dan sebagainya, yang datany adiperoleh dari apa yang umumnya diajarkan oleh aliran kepercayaan. Metode Induksi dipergunakan untuk mencari gambar atau kesimpulan umum tentang ajaran ketuhanan yang ada pada aliran kepercayaan, dan bagaimana umumnya kepercayaan warga paguyuban ngesti tunggal terhadap tuhannya serta bagaimana realisasinya. Metode Komporatif yaitu dengan membandingkan antara data yang satu dengan data yang lainnya untuk dicari segi persamaan dan perbedaannya agar dengan cara itu akan lebih mudah diambil suatu kesimpulan yang umum atau yang baru. Kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan skripsi ini adalah Bahwa sasangka Jati adalah sebuah kitab pedoman bagi warga paguyuban nesti tunggal, dan merupakan himpunan dari tujuh sabda wejangan sang guru sejati yang diterima oleh R. Soenarto. Tuhan dalam sasangka jati disebut tripusura atau tuhan yang maha tunggal yakni keadaan satu yang bersifat tiga. Ketiga sifat ini manunggal menjadi satu dan tidak dapat dipisah pisahkan. Istilah dalam kitab sasangka jati tidak sedikit yang mengambil dari ajaran islam dan pemikiran jawa, diantaranya adalah tunggal sabda dan panembah dengan berbagai bacaan dan gerakannya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Ajaran ketuhanan; keislaman; sasangka jati
Subjects: Teologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Users 3213 not found.
Date Deposited: 09 Jun 2016 02:40
Last Modified: 20 Nov 2020 07:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6732

Actions (login required)

View Item
View Item