Kewarisan bilateral dan Mawaly: studi penafsiran induktif adaptif Hazairin terhadap ayat-ayat waris

Musafa'ah, Suqiyah (2013) Kewarisan bilateral dan Mawaly: studi penafsiran induktif adaptif Hazairin terhadap ayat-ayat waris. ['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (98kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (207kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (278kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (626kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (548kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (929kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (977kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (736kB)
[thumbnail of Bab 7.pdf] Text
Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (367kB)
[thumbnail of Bab 8.pdf]
Preview
Text
Bab 8.pdf

Download (297kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (212kB) | Preview

Abstract

Penafsiran Induktif Adaptif Hazairin terhadap ayat-ayat waris yang melahirkan kewarisan bilateral dan mawaliy (kewarisan pengganti) dalam sistem kewarisan Islam di Indonesia, merupakan salah satu refleksi Hazairin dalam bidang studi al-Qur’an. Penelitian ini menjawab empat permasalahan; Bagaimana metode penafsiran Hazairin terhadap ayat-ayat kewarisan. Bagaimana proses lahirnya teori bilateral dan mawaliy dalam penafsiran Hazairin, dan Apa implikasi penafsiran Hazairin terhadap ayat-ayat kewarisan bagi penerapan hukum waris di Indonesia Metode yang digunakan dalam menemukan jawabannya adalah dengan studi al-Qur’an dan sosiologi, yaitu metode mawDu’iy iduktif, teori adaptif dan urf untuk mendeskripsikan metode dan karakteristik gagasan penafsiran Hazairin. Hasil penelitian menyimpulkan, bahwa metode penafsiran Hazairin termasuk kategori penafsiran mawdu’iy induktif yang melibatkan antropologi sosial dalam memahami gagasan ayat-ayat kewarisan. Kewarisan bilateral menurut Hazairin berasal dari analisis bentuk masyarakat yang dibangun oleh QS. al-Nisa’ ayat 23, dan 24, yang menolak adanya syarat exogami dalam perkawinan. Analisis ini menggiring pada kesimpulan bahwa ayat-ayat tersebut mendukung berlakunya bentuk masyarakat parental atau bilateral yang berimplikasi pada hukum kewarisan yang dikuatkan oleh QS. al-Nisa’ayat 7, 9, 11, 12, 176 dan 33; Adapun gagasan kewarisan mawaliy oleh Hazairin berasal dari analisis induktif terhadap isu garis pokok keutamaan dan garis pokok penggantian sebagaimana yang dikenal oleh sistem kewarisan individual dalam masyarakat bilateral di Indonesia melalui kajiannya terhadap QS. Al-Nisa’(4): 7, 9, 11, 12, 176, dan 33 yang memberikan indikasi adanya garis pokok keutamaan, dan garis pokok penggantian. Teori mawaliy yang digagas oleh Hazairin juga merupakan hasil inkulturasi dengan karakter dan local wisdom (kearifan lokal ) masyarakat Indonesia. Implikasi dari penafsiran Hazairin menggiring lahirnya metode induktif adaptif dalam penafsiran, yang memberikan solusi bagi kewarisan Islam di Indonesia, yang selama ini tidak memberikan posisi bagi cucu yang berasal dari garis keturunan perempuan, dan juga tidak memberikan posisi bagi cucu yang ditinggal mati oleh ayah atau ibunya ketika ayah atau ibunya mati mendahului kakek atau neneknya

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined])
Uncontrolled Keywords: Induktif; Adaptif; Penafsiran Sosiologi Ayat-ayat Waris; Kewarisan Bilateral;
Subjects: Hukum Islam > Waris
Divisions: Program Doktor > Ilmu Keislaman
Depositing User: Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 12 Feb 2015 03:21
Last Modified: 15 Jun 2020 03:09
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/671

Actions (login required)

View Item
View Item