Hadis mendahulukan makan dari salat sebagai bentuk implementasi HIfz al Nafs: kajian ma’ani al hadis dalam kitab Sunan Ibn Majah nomor indeks 935

Mahanani, Amaliyah Widya (2023) Hadis mendahulukan makan dari salat sebagai bentuk implementasi HIfz al Nafs: kajian ma’ani al hadis dalam kitab Sunan Ibn Majah nomor indeks 935. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Amaliyah Widya Mahanani_07040520074 OK.pdf] Text
Amaliyah Widya Mahanani_07040520074 OK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Amaliyah Widya Mahanani_07040520074 Pull.pdf] Text
Amaliyah Widya Mahanani_07040520074 Pull.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 January 2027.

Download (1MB)

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memerlukan makanan untuk kelangsungan hidupnya. Namun, dalam agama Islam, ibadah kepada Allah diutamakan sebagai prioritas utama. Umat Muslim diajarkan untuk menghormati dan memprioritaskan salat, meski aturan salat mengharuskan menunda makan, namun terdapat hadis dalam sunan Ibn Majah nomor indeks 935 yang menyebutkan bahwa Rasulullah dalam situasi tertentu memilih untuk mendahulukan makan dari salat, hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana hadis ini dapat berbenturan dengan aturan dan tata cara yang ketat dalam praktik salat. Dalam penelitian ini, penulis berfokus pada tiga rumusan masalah. Pertama, analisis kualitas dan kehujjahan hadis mendahulukan makan dari salat. Kedua, pemaknaan hifz al-nafs dalam konteks hadis tersebut. Ketiga, implikasi hadis terhadap konsep hifz al-nafs. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian library research yang dikumpulkan dengan beberapa data primer maupun sekunder, melalui analisis ma’ani al-hadis yang melibatkan pemahaman tentang metode penelitian hadis, termasuk analisis sanad, matan, dan makna hadis tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, hadis tersebut berkualitas sebagai sahih lighairihi dan dapat dijadikan hujjah. Kedua, hadis ini mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan fisik, spiritual, dan mental dalam Islam dengan memprioritaskan makan sebelum salat. Ketiga, implikasinya menekankan bahwa tubuh yang sehat adalah prasyarat untuk beribadah dengan baik, dan Islam memberikan perhatian pada keseimbangan antara aspek jasmani dan rohani serta pemenuhan kebutuhan fisik untuk meningkatkan fokus dalam ibadah.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Makan; Salat; HIfz al Nafs; Sunan Ibn Majah
Subjects: Islam
Hadis
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Amaliyah Widya Mahanani
Date Deposited: 02 Jan 2024 03:17
Last Modified: 02 Jan 2024 03:17
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/66967

Actions (login required)

View Item
View Item