Mu’ati, Jazilatul (1999) KEMATIAN MENURUT AL QUR’AN. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (498kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (40kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (487kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (763kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (570kB) | Preview
Daftar pustaka.pdf
Download (559kB) | Preview
Abstract
Di zaman modern seperti sekarang ini, ditandai dengan pesatnya ilmu pengetahuan dan tehnologi, persoalan manusia terasa lebih komplek yang terus menimbulkan berbagai kepentingan yang berbenturan diantara manusia guna memperoleh kepentingan hidupnya. Hal ini menyebabkan manusia lupa akan hakekat hidup mereka. Termasuk masalah hidup mereka yang terus berlangsung dalam waktu singkat yang akan berakhir dengan kematian, lupa akan datangnya kematian membuat manusia lupa akan hal hal yang harus mereka lakukan dalam kehidupan ini. Kematian bisa datang kapan saja dan pada siapa saja.
Rumusan yang akan dibahas dalan skripsi ini adalah 1). Istilah apa yang digunakan al qur’an tentang arti kematian? 2). Bagaimana anjuran dalam mengingat kamatian manusia dalam al qur’an? 3). Persiapan apa saja yang harus dilakukan dalam menghadapi kematian?
Dalam skripsi ini menggunakan metode maudhu’I yaitu suatu metode yang menggunakan pendekatan tematik dengan jalan menghimpun ayat ayat al qur’an yang berkaitan dengan persoalan atau tema yang sudah ditentukan.Tafsir ijmali yaitu menjelaskan kandungan ayat dengan jelas, sehingga mudah bagi mereka untuk mengetahui kandungan al qur’an. Kadangkala pada ayat ayat tertentu ia menunjukkan sebab turunnya ayat ayat, peristiwa yang dapat menjelaskan arti ayat mengemukakan hadits Rasulullah.
Kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan skripsi ini adalah Bahwa dalam pandangan islam kematian bukanlah berarti suatu kesudahan, kepunahan, tapi merupakan langkah awal untuk kehidupan selanjutnya, karena pada hakekatnya kematian adalah masa berpindahnya manusia manusia dari alam dunia menuju alam akherat. Kematian bukanlah hal yang menakutkan dan bukan pula beban hidup yang harus dilupakan. Tetapi sebaliknya dengan melihat adanya kematian justru akan dapat menjadikan kehidupan dunia ini untuk menjalani keridho’an Allah sehingga dunia merupakan jembatan penyebrangan menuju Allah.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kematian; al- qurán |
| Subjects: | Kematian |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis |
| Depositing User: | Users 3213 not found. |
| Date Deposited: | 07 Jun 2016 01:52 |
| Last Modified: | 07 Jun 2016 01:52 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6685 |
