Chutsi, Irham Maulana Trie (2023) Konsep kebahagiaan menurut Marcus Aurelius dan al-Ghazali dalam kajian filsafat etika. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Irham Maulana Trie Chutsi_E71219045.pdf
Download (3MB)
Abstract
Secara konseptual, konsep kebahagiaan dari filsafat stoisisme Marcus Aurelius ialah bagaimana kita mengaplikasikan akal kita dalam mengambil sebuah tindakan yang akan mengantarkan kita pada kebahagiaan. Sedangkan, dalam kimia kebahagiaan al-Ghazali ialah menjelaskan perihal pengendalian hati yang nantinya akan berkesinambungan dengan ketauhidan dan menghasilkan kebahagiaan yang bersifat ma’rifatullah. Dapat disimpulkan bahwa Marcus Aurelius lebih mengutamakan akal dan pengalaman empiris, sedangkan al- Ghazali lebih mengedapankan hatinya serta di imbangi dengan hal spiritual. Adapun persamaan dalam penggunaan harta dan menjadikan diri sendiri sebagai sumber kehidupan serta memiliki perbedaan dalam keterlibatan Tuhan dan menggapai kebahagiaan.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebahagiaan; kimia kebahagiaan; stoisisme |
| Subjects: | Aqidah Aqidah Wajib Belajar > Aqidah Filsafat |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Irham Maulana Trie Chutsi |
| Date Deposited: | 16 Nov 2023 05:11 |
| Last Modified: | 16 Nov 2023 05:11 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/66437 |
