Surijani, Surijani (1998) Eksistensi manusia menurut Kierkegaard. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (572kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (141kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (335kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (610kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (944kB) | Preview
Abstract
Manusia adalah salah satu makhluk hidup uang mulia dibandingkan makhluk hidup yang lain, dengan kedudukannya tersebut menjadikan manusia sebagai subyek yang selalu menarik untuk dibicarakan, karena manusia sesungguhnya merupakan masalah yang rumit di alam semesta ini, bahkan keterlibatannya dalam dunia dengan aneka ragam persoalan yang di hadapinya. Akhirnya eksistensi manusia dalam pandangan kierkigaard ditampilkan melalui tiga tahap yang pertama estetika yang ditandai dengan hal hal indah, kedua tahap etika yang di tandai dengan susila dan yang ke tiga tahap religious yang ditandai oleh penghayatan manusia sebagai subyek yang terjalin dialog bersama tuhan. Rumusan masalah yang akan dibahas disini adalah 1). Siapa Kieregaard? 2). Bagaimana konsep eksistensi dalam kehidupan manusia menurut kierkigaard? Penulisan skripsi ini menggunakan jenis data kualitatif dan penggumpulan datanya melalui library research atau studi kepustakaan dengan dua sumber yaitu sumber primer dan skunder. Sumber primer yaitu sumber dari buku buku yang membahas tentang pemikiran kierkigaard, fredeick coplesto, james callins dan Drs. Save M. dagun. Sumber skunder yaitu sumber dari buku buku yang ada relevansinya dengan pembahasan skripsi ini diantaranya percikan filsafat, pembimbing kearah filsafat, sebuah studi tentang filsafat, kedua sumber ini khususnya yang ada sangkut pautnya dengan permasalahan. Kesimpulan dari pembahasan ini adalah bahwa kierkigaard adalah tokoh yang terkemuka dalam filsafat eksistensialisme disamping seorang filosof ia juga seorang teolog dan fenomologis yang religious, ia lahir di kompehagen pada tahun 1813 dan meninggal tahun 1855 dalam usia 42 tahun. Menurut kiekegaard konsep eksistensi dalam kehidupan manusia merupakan perealisasian diri sebagai subyek yang kongkrit dan ada dalam setiap saat yaitu saat memilih melalui tiga tahap, dari tahap estesis, tahap etis dan tahap religious yang dalam prosesnya yang selalu berubah. Artinya menjadi apa yang diinginkan untuk mencapai kesejatiaannya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Filsafat Islam |
| Subjects: | Filsafat Filsafat > Filsafat Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Users 3213 not found. |
| Date Deposited: | 24 May 2016 01:59 |
| Last Modified: | 09 May 2017 03:34 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6586 |
