Tinjauan penologi dan hukum pidana Islam terhadap penjatuhan pidana pada pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan:studi kasus di Pengadilan Negeri Jombang

Agustin, Putri Hardina (2023) Tinjauan penologi dan hukum pidana Islam terhadap penjatuhan pidana pada pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan:studi kasus di Pengadilan Negeri Jombang. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Putri Hardina Agustin_C03219033 OK.pdf] Text
Putri Hardina Agustin_C03219033 OK.pdf

Download (831kB)

Abstract

Kasus tindak pidana pemerkosaan dan pembunuhan akhir-akhir ini meningkat dengan korban mayoritas perempuan. Sehingga hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku harus lebih berat agar pelaku merasa jera dan masyarakat tidak melakukan kejahatan. Skripsi ini berjudul Tinjauan Penologi Dan Hukum Pidana Islam Terhadap Penjatuhan Pidana Pada Pelaku Pemerkosaan Disertai Pembunuhan (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Jombang) untuk menjawab persoalan mengenai bagaimana pertimbangan hukum hakim terhadap tindak pidana pemerkosaan disertai pembunuhan dalam Putusan Nomor 534/Pid.B/2020/PN Jbg ditinjau dari perspektif penologi dan bagaimana pertimbangan hukum hakim terhadap tindak pidana pemerkosaan disertai pembunuhan Putusan Nomor 534/Pid.B/2020/PN Jbg ditinjau dari perspektif hukum pidana islam. Penelitian ini adalah penelitian empiris dengan menggunakan pendekatan sociological jurisprudence atau penelitian hukum sosial. Penelitian ini mengkaji hukum di Pengadilan Negeri Jombang yang berkaitan dengan penjatuhan pidana dalam Putusan Nomor 534/Pid.B/2020/PN Jbg dari perspektif hakim yang mengadili kasus tersebut dengan fakta-fakta di lapangan. Pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara, kepustakaan, dokumentasi. Selanjutnya teknik analisa data dalam penelitian ini yaitu deskriptif analisis dan pola pikir induktif. Kemudian data tersebut dianalisis dengan teori atau konsep penologi dan hukum pidana islam. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa terdakwa dijatuhkan hukuman selama 13 tahun penjara dari tuntutan Penuntut umum yaitu selama 15 tahun penjara. Penjatuhan hukuman berdasarkan pertimbangan terhadap hal-hal yang meringankan, dari segi manfaat, kemanusiaan, dan keadilan untuk terdakwa. Penjatuhan hukumannya sesuai dengan teori gabungan dalam penologi yang pidananya menggabungkan unsur pembalasan dan pencegahan, serta memperbaiki pelaku. Sedangkan dalam hukum pidana islam dijatuhi hukuman qiṣāṣ dan sesuai dengan teori penyerapan bahwa hukuman qiṣāṣ (hukuman mati) dapat menyerap hukuman lainnya sehingga hukuman lain tidak dapat dijatuhakan. Hukuman pidana penjara selama 13 tahun dalam teori pemidanaan dalam islam sesuai dengan teori perbaikan dan pencegahan. Pidana yang diberikan untuk merehabilitasi terdakwa agar tidak mengulangi perbuatannya, juga tidak melakukan tindak pidana lain. Dari hasil penelitian ini diharapkan masyarakat mampu menjaga keluarganya khusunya keluarga perempuan, dengan adanya aturan dalam KUHP dan gabungan tindak pidana diharapkan mempu memberikan efek jera bagi pelaku. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan, referensi, dan kajian lebih dalam untuk penelitian selanjutnya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana; pemerkosaan; pembuhunah
Subjects: Hukum > Hukum Pidana Islam
Hukum Islam > Pembunuhan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Putri Hardina Agustin
Date Deposited: 29 Sep 2023 06:39
Last Modified: 29 Sep 2023 06:39
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/65639

Actions (login required)

View Item
View Item