Nilai hadits puasa pada bulan Muharom dalam Sunan Abu Daud

Suhari, Akhmat (1998) Nilai hadits puasa pada bulan Muharom dalam Sunan Abu Daud. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (601kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (151kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (542kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (11MB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (7MB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (492kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (971kB) | Preview

Abstract

Kedudukan hadits sebagai dalil ajaran islam adalah sama dengan al qur’an artinya sama sama wahyu Allah Swt. Hanya saja keberadaan hadits pada umumnya bersifat dhaniyah al wurut, sedangkan al qur’an diturunkan dan disampaikan secara mutawatir. Dengan demikian periwayatan hadits sebagaian kecil saja yang berlangsung secara mutawatir, sedangkan periwayatan hadits yang banyak berlangsung secara ahad, oleh sebab itu obyek penelitian disini pada umumnya adalah hadits yang dikategorikan mutawatir tidak dikategorikan dalam penelitian. Rumusan masalah dalam pembahasan skripsi ini adalah sebagai berikut: 1). Bagaimana kwalitas hadits puasa pada bulan muharrom dalam Sunan Abu Daud? 2). Bagaiman kehujjahan hadits tersebut? Pembahasan dalam skripsi ini adalah menggunakan metode tahrij al hadits, I’tibar, Jarh wa Ta’dil dan muqaronnah dengan keterangan sebagai berikut: Tahrij Hadits yaitu digunakan untuk meneliti matan dan sanad hadits (Kritik ekstern dan intern). Metode I’tibar yaitu digunakan untuk mengetahui keadaan sanad hadits seluruhnya dilihat dari ada dan tidak adanya pendukung berupa periwayat yang berstatus muthabi’ atau shahid. Metode Jarh Wa Ta’dil yaitu digunakan untuk membahas kwalitas perawi dengan menggunakan jarh wa ta’dildari ulama’ hadits terhadap perawi yang ditampilkan berdasarkan komentar para ulama’. Metode Muqarannah yaitu digunakan untuk menilai kwalitas hadits dengan cara membandingkan antara sanad yang ada dalam berbagai kitab induk. Kesimpulan dari pembahasan skripsi ini adalah Bahwa hadits puasa pada bulan muharrom dalam sunan abu daud adalah berkwalitas shahih lidzatihi. Dari uraian nilai hadits puasa dalam sunan abu daud dapat dijadikan hujjah.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Additional Information: M. Syarif
Uncontrolled Keywords: Nilai Hadits; puasa; Abu Daud
Subjects: Puasa
Puasa > Puasa Sunat
Hadis
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Users 3213 not found.
Date Deposited: 19 May 2016 06:34
Last Modified: 09 May 2017 03:20
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6561

Actions (login required)

View Item
View Item