Permana, Bryan (2023) Tradisi mendem ari-ari di Desa Wage Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo : studi living hadis riwayat al-Rafi'i nomor indeks 231 perspektif Max Weber. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Bryan Permana_E95219067 OK.pdf
Download (1MB)
Abstract
Di indonesia mempunyai banyak sekali keberagaman tradisi dan budaya, setiap daerah dan terkadang di setiap desa mempunyai ciri khas tradisinya masing-masing. Salah satunya yaitu tradisi mendem ari-ari, memang hampir seluruh daerah wilayah indonesia khususnya daerah Jawa dapat di temukan tradisi ini. walalupun pada realitanya antara daerah satu dengan daerah lainnya sedikit terdapat perbedaan pada prosesnya. Dalam hadis yang di riwayatkan oleh Al-Rafi’i di jelaskan terdapat 6 potongan tubuh yang harus di kubur yaitu rambut, kuku, darah haid, gigi, gumpalan darah dan ari-ari.Penelitian ini menggunakan metode field research atau penelitian yang dilakukan dengan cara langsung terjun kepada masyarakat untuk mencari data. Metode pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis yaitu melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, serta libary research. Untuk membantu dalam pengolahan data di lapangan penulis menggunakan perspektif Max Weber. Motif tradisi mendem ari-ari -ari yang sudah dilakukan di Desa Wageyaitu sebagai bentuk upaya melestarikan warisan nenek moyang, sebagai bentuk rasa syukur serta harapan orang tua kepada sang bayi, dan lain sebagainya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mendem ari-ari; hadis; teori tindakan sosial; Max Weber |
| Subjects: | Sosiologi Hadis |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Bryan Permana |
| Date Deposited: | 26 Sep 2023 08:13 |
| Last Modified: | 26 Sep 2023 08:13 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/65446 |
