Syafi'i, Imam (2023) Model komunikasi dalam membangun pendidikan moderasi Islam di majelis ta’lim Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Imam Syafi'i_01040420004_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 November 2026.
Download (5MB)
Imam Syafi'i_01040420004.pdf
Download (5MB)
Abstract
Pendidikan moderasi Islam merupakan solusi untuk menetralisir pemikiran Islam radikalisme, fanatisme, aliran keras dan teroris, sebab pendidikan Islam sejak dulu berkarakter moderat (Wasathiya). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gagasan pendidikan moderasi Islam di Majelis Ta’lim Surabaya, mengidentifikasi model komunikasi pendidikan moderasi Islam di Majelis Ta’lim Surabaya dan mendeskripsikan implikasi model komunikasi pendidikan moderasi Islam dalam membangun karakter moderat jamaah di Majelis Ta’lim Surabaya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan interview di Majelis Ta’lim Surabaya. Data dianalisis dengan model analisis Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, tringulasi dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan gagasan pendidikan moderasi Islam di Majelis Ta’lim Surabaya dibangun berdasarkan pemikiran wasathiya Ash‘ariyah, yaitu empat fiqih mazhab antara lain Hanafiyah, Malikiyah, Syafi‘iyah, dan Hanabilah didukung dengan aspek pemahaman tafsir Jalallain yang berkarakter keseimbangan antara ritual, sosial, memberikan kemudahan (yasiru walata’assir), memberikan kabar gembira, berkarakter Islam Ahlusunnah wal Jamaah, dan Islam modern, yang dibatasi oleh prinsip Rukun Iman, dan Islam. Hasil penelitian ini juga menemukan tiga model komunikasi pendidikan moderasi Islam di Majelis Ta’lim Surabaya yaitu model komunikasi LIT (linier, interaksional dan transaksional). Lebih jauh lagi, model komunikasi linier atau model komunikasi satu arah diimplementasikan pada kajian tarawih dan khotbah Jumat.Temuan berikutnya menunjukkan model komunikasi interaksional atau dua arah (dialogis) yang dilakukan secara verbal dan nonverbal, diimplementasikan pada kajian rutin setelah magrib dan subuh. Temuan lain yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan model komunikasi transaksional atau negosiasi makna, yang menghasilkan pemahaman dann persepsi yang sama. Model ini diimplementasikan pada kajian tematik, yang prakteknya secara reguler setiap bulan sekali . Implikasi model komunikasi pendidikan moderasi Islam di Majelis Ta’lim Surabaya ini dapat menjadikan jamaah memiliki karakter moderat dengan nilai-nilai Al Khoiriyyah (terbaik), adil, berada diantara pertengahan (Tawasut baina umur) dan terpeliharanya akidah, nafs, pemikiran, generasi, dan harta dari pemikiran yang merusak agama dan Negara. Kebaruan penelitian ini adalah adanya gagasan pendidikan moderasi Islam di bangun dengan model komunikasi LIT (linier, interaksional dan transaksional) yang berimplikasi menjadikan karakter moderat jamaah Majelis Ta’lim Surabaya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Moderasi Islam; model komunikasi; majelis ta’lim |
| Subjects: | Pendidikan > Komunikasi |
| Divisions: | Program Doktor > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | IMAM SYAFI'I SYAFI'I |
| Date Deposited: | 26 Jun 2024 04:19 |
| Last Modified: | 26 Jun 2024 04:19 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/65355 |
