Rohmatika, Fina (2015) AL-AF'AL AL-TSULATSIYYAH AL-MAZIDAH WA FAWAIDUHA FI SURAH AL-MAIDAH (DIRASAH TAHLILIYYAH SHARFIYYAH). ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (578kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (817kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (4MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (661kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (5MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (805kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (531kB) | Preview
Abstract
Jika dilihat dari sistematika bahasanya, Al-Qur’an memiliki banyak keistimewaan. Semua keistimewaan itu dapat terlihat dari segi pemilihan kata, keserasian penyusunan kalimat maupun keindahan maknanya. Surat Al-Maidah merupakan salah satu surat di dalam Al-Qur’an yang di dalamnya mengandung tentang keimanan, hukum-hukum seperti keharusan memenuhi perjanjian, makanan yang dihalalkan dan yang diharamkan dll, dan juga mengandung beberapa kisah, seperti kisah Nabi Musa yang menyuruh kaumnya memasuki Palestina, kisah Qabil dan Habil, dan kisah Nabi Isa.
Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT dengan menggunakan bahasa Arab, oleh karena itu untuk memahaminya diperlukan kemampuan berbahasa Arab. Salah satu cabang ilmu bahasa Arab yaitu ilmu sharaf, karena Ilmu Sharaf merupakan salah satu ilmu yang penting didalamnya. Di dalam ilmu sharaf, Fi’il (kata kerja) dari segi jumlah huruf aslinya terbagi menjadi dua, yaitu: Fi’il Tsulatsiy (kata kerja yang terdiri dari tiga huruf asli), dan Fi’il Ruba’iy (kata kerja yang terdiri dari empat huruf asli). Sedangkan dari segi keaslian dan kemurnian hurufnya juga terbagi menjadi dua, yaitu: Mujarrod (tidak terdapat tambahan huruf), dan Mazid (terdapat tambahan huruf). Penambahan dalam suatu kata kerja memiliki tujuan tertentu, sehingga dapat memunculkan makna baru yang disebut dengan Faedah (fungsi). Namun makna baru yang ada harus disesuaikan dengan konteks kalimatnya.
Pada penelitian ini, ada dua permasalahan yang akan dibahas, yaitu:
1.Bagaimana bentuk fi’il Tsulatsiy Mazid dan wazannya di surat Al-Maidah?
2.Apa macam-macam faidah dari fi’il Tsulatsiy Mazid di surat Al-Maidah?
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif (dimana data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata bukan bentuk angka, kemudian menyertakan penjelasan tentang penelitian ini) serta metode analisis sebagai alat untuk mengkaji lebih dalam pada penelitian ini.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa didalam surat Al-Maidah terdapat 135 fi’il tsulatsiy mazid dengan beberapa bentuk tambahan, wazan dan faedah. Dari segi tambahannya ada tiga macam yaitu tambahan 1 huruf, 2 huruf, dan 3 huruf. Sedangkan dari wazannya terdiri dari 7 wazan, dan dari segi faedahnya terdiri dari 15 faedah
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Haris Shofiuddin |
| Uncontrolled Keywords: | Fi’il-fi’il Tsulatsi Mazid; Surat Al-Maidah |
| Subjects: | Kesusastraan > Sastra Arab Bahasa Arab > Tata Bahasa |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Users 18 not found. |
| Date Deposited: | 22 Mar 2016 00:05 |
| Last Modified: | 22 Mar 2016 00:05 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6436 |
