Musthofa, Musthofa (2016) Pelaksanaan manajemen program inklusi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, S1-Kependidikan Islam.
Cover.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (165kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (256kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (655kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (174kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (289kB) | Preview
Lampiran.pdf
Download (761kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang manajemen program inklusi beserta dengan kendala yang ada pada sekolah penyelenggara program inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.. Penelitian ini menggunakan metode wawancara yang mendalam terhadap subyek. Sekolah ini menggunakan manajemen dalam pengelolaan program inklusi yaitu dengan menggunakan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengevaluasian. Pada perencanaan sekolah membuat progam kerja tahunan sebagai strategi awal dengan melibatkan semua guru yang sangat berpengaruh keterlibatannya. Program kerja ini direncanakan dengan melakukan rapat yang membahas selama setahun kedepan tentang program inklusi yang bertujuan agar sekolah inklusi bisa lebih diterima di dalam masyarakat. Pada pengorganisasiannya sekolah menunjuk guru pendamping khusus sebagai penanggung jawab dan pembagian tugas kepada guru mata pelajaran yang lain agar sesuai dengan posisi yang ada sekolah yaitu dengan membuat struktur organisasi. Pada saat pelaksanaan sekolah mengadakan kegiatan-kegiatan untuk mengisi program inklusi. Dengan adanya berbagai kegiatan yang diadakan oleh sekolah sehingga program inklusi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati. Dalam hal pengevaluasian sekolah mengadakan agenda rapat rutin setiap bulan selama jalannya program inklusi selama satu tahun kedepan. Pengevaluasian yang dilakukan oleh sekolah bermaksud untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan apa saja yang ada pada program inklusi. Kepala sekolah dalam mengevaluasi juga menggunakan observasi kelas yaitu dengan memperhatikan sejauh mana keefektifan perencanaan program inklusi yang telah dijalankan. Sedangkan dalam penyelenggaraan program inklusi juga menuai kendala saat awal diterapkan karena masing terdengar asing dan kurang familiar bagi guru-guru mata pelajaran pokok. Kurangnya informasi mengenai inklusi merupakan suatu peghambat dalam penerapannya. Inklusi di sekolah kurang begitu dikenal dan masih terasa asing ditelinga pada umumnya. Sehingga dalam melaksanakan program inklusi perlu mengadakan pelatihan terlebih dahulu untuk memperkenalkan kepada pihak yang terlibat. Terkendalanya pelaksanaan program inklusi juga dikarenakan kurangnya sarana dan prasarana yang dibutuhkan pada pelaksanaan program inklusi
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Ali Musthofa |
| Uncontrolled Keywords: | Manajemen; Program Inklusi |
| Subjects: | Manajemen Pendidikan Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam |
| Depositing User: | Musthofa Baginda Musthofa |
| Date Deposited: | 04 Mar 2016 04:01 |
| Last Modified: | 17 Dec 2019 08:21 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6315 |
