Raikhan, Raikhan (2020) Penilaian sikap spiritual dan sosial pendidikan agama islam di Madrasah: studi multikasus di MA Tarbiyatut Tholabah Paciran, MA Matholi’ul Anwar Karanggeneng, dan MA Salafiyah Sekaran Kabupaten Lamongan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Raikhan_F53115028 OK.pdf
Download (2MB)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah memahami, menganalisis ,dan mendeskripsikan pelaksanaan penilaian dalam aspek sikap spiritual Pendidikan Agama Islam di madrasah aliyah? pelaksanaan penilaian dalam aspek sikap sosial Pendidikan Agama Islam di madrasah aliyah? Dua pertanyaan tersebut di rinci menjadi beberapa sub pertanyaan tentang prinsip, tujuan, indikator, instrument, dan pemanfaatan penilaian sikap spiritual dan sosial di madrasah. Kemudian yang ketiga persamaan dan perbedaan dalam pelaksanaan penilaian sikap spiritual dan sosial di madrasah aliyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam menganalisi data, dengan mengambil tiga subjek penelitian atau tiga madrasah di Kabupaten Lamongan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur dan tidak terstruktur, Studi Dokumen, serta pengamatan. Adapaun unutk validasi data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber data dan metode, yang kemudian di analisis.
Temuan penulis tentang penilaian sikap spiritual dan sosial Pendidikan agama Islam di madrasah Aliyah disimpulkan bahwa penilaian sikap di Madrasah Aliyah dilaksanakan dengan metode Implisit, yakni pengukuran dengan tanpa menanyakan secara langsung kepada siswa, Hal ini dikembangkan untuk mengatasi bias dan kepura-puraan (artificial intelligence/attitude). Secara prinsip pada mengikuti filsafat pendidikan Islam As Syaibani yakni berusmber dari akidah dan ahlak Islam, Pendidikan jasmain, intelektual, dan ruh, pendidikan seumur hidup, interaksi antara illmu, amal, amal, dan Iman. unsur tujuan penilaian sesuai pendekatan penilaian Assesment as Learning ( AaL), yakni sebagai bentuk muhasabah, pendidikan dan motivasi, salah satu pendeketan penilaian yang akhir-akhir banyak dijadikan sebagai landasan dalam penilaian-penilaian. Unsur Indikator dan kriteria bermuara pada tiga aspek, yakni ritualistic, experiential, dan consequential, atau indicator yang digunakan memuat seluruh dimensi dalam pendidikan islam yakni dimensi ruhaniyyah, insaniyyah, dan kauniyyah, adapun instrumen yang digunakan semuanya bermuara pada instrumen non tes, yang memang pada dasarnya digunakan untuk penilaian performa atau perilaku (Performance Assessment), adapun unsur pengelolaan dan pemanfaatn hasil penilaian lebih banyak menggunakan acuan etik atau Penilaian Acuan Nilai (PAN) dengan asumsi bahwa secara fitrah manusia adalah baik, pendidikan berfungsi mengembangkan fitrah, dan kesatuan antara iman, ilmu, dan amal.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_phd' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penilaian Sikap; Sikap Spiritual; Sikap Sosial; Madrasah |
| Subjects: | Adab Pesantren |
| Divisions: | Program Doktor > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 28 Jul 2023 01:39 |
| Last Modified: | 28 Jul 2023 01:39 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/63060 |
