Agustiawan, Sonny (2022) Musik dalam perspektif filsafat dan Islam: studi kritik terhadap persepsi tentang musik haram. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Sonny Agustiawan_E01215022.pdf
Download (3MB)
Abstract
Tulisan ini berbicara tentang bagaimana perspektif filsafat dan Islam mengenai musik, sebagai kritik terhadap persepsi yang menilai musik sebagai sesuatu yang haram. Disusunnya skripsi ini berangkat dari mencuatnya persepsi tentang keharaman musik yang disampaikan oleh salah satu eks musisi band NOAH di media sosial sehingga muncul pro-kontra di kalangan khalayak ramai. Berangkat dari fenomena tersebut, maka muncul dua pokok permasalahan yang perlu untuk dijawab dan diuraikan di dalam penelitian ini, pertama: bagaimana musik dalam perspektif filsafat dan Islam? Kedua: bagaimana konsep dan persepsi eks grup Band NOAH tentang musik? Metode penelitian yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang mana penelusuran terhadap data-data yang ada dan tersedia di perpustakaan menjadi lapangan penting dalam penelitian ini. Data-data yang diperoleh kemudian akan dianalisis secara komprehensif guna untuk memperoleh gambaran (deskriptif) yang utuh mengenai topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perspektif Islam terhadap musik tidak sesempit sebagaimana keyakinan eks musisi grup Band NOAH dan orang-orang lain yang memiliki keyakinan sama. Tetapi Islam justru mengapresiasi dan memberikan ruang untuk tumbuh kembangnya musik, selama efek yang ditimbulkan dari musik itu sendiri selaras dengan nafas-nafas Islami. Begitu pula dalam perspektif filsafat, musik tidak diartikan sebagai sesuatu apa pun kecuali pada aspek keindahan atau estetikanya. Sedangkan estetika (keindahan) merupakan asupan naluriah alami manusia, sehingga dengan musik berikut keindahannya, kebutuhan manusia akan keindahan menjadi terpenuhi salah satunya dengan cara bermain dan mendengarkan musik. Karena dengan musik, dalam perspektif filsafat nyaris serupa dengan apa yang berlaku dalam tradisi tasawuf, yakni sama-sama dapat menyentuh jiwa manusia, sehingga dengan tersentuhnya jiwa tersebut seseorang bisa merasakan ekstase atau katarsis dalam jiwanya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | filsafat budaya; musik; estetika |
| Subjects: | Filsafat > Filsafat Islam Budaya Musik |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam |
| Depositing User: | Sonny Agustiawan |
| Date Deposited: | 31 May 2023 01:18 |
| Last Modified: | 31 May 2023 01:19 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/62717 |
