Studi komparasi pemikiran Jalaludin Rakhmat dan Komaruddin Hidayat tentang kematian

Solikah, Sal Sabillah Nikmatus (2023) Studi komparasi pemikiran Jalaludin Rakhmat dan Komaruddin Hidayat tentang kematian. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Sal Sabillah Nikmatus_E97219090.pdf] Text
Sal Sabillah Nikmatus_E97219090.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini membahas tentang kematian oleh pemikiran Jalaluddin Rakhmat dan Komaruddin Hidayat. Setiap makhluk hidup pasti akan merasakan kematian. Manusia biasa tidak akan pernah tahu kapan ajal akan menjemputnya serta dengan cara apa kematian datang kepadanya. Kepastian akan datangnya kematian menjadikan suatu rasa takut karena beberapa faktor, takut meninggalkan harta kepunyaannya, takut karena kurangnya persiapan, takut adanya penderitaan dan penyiksaan yang lebih. Sehingga harapan dari tujuan penelitian ini adalah untuk membuka tirai rasa takut agar menjemput kematian dengan optimisme melalui studi komparasi pada tokoh Jalaluddin Rakhmat dan Komaruddin Hidayat tentang pemikirannya terhadap kematian serta dilihat dari sudut pandang tasawuf. Dalam skripsi ini menjelaskan makna kematian oleh kedua tokoh dan mengetahui persamaan dan perbedaan dari pemaknaan kedua tokoh. Dalam skripsi ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif komparatif dengan menggunakan penelitian pustaka yang datanya diambil melalui metode konten analisis melalui literatur yang dipublikasikan dari beberapa buku, jurnal, skripsi, yang telah diteliti sebelumnya. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini sumber primer berdasarkan buku Memaknai Kematian oleh Jalaluddin Hidayat dan Psikologi Kenatian oleh Komaruddin Hidayat. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui poin komparasi: Kematian sebagai pensucian, estafet menuju kehidupan yang lain, sebagai penghayatan keberadaan, optimisme untuk menghadapi kematian. dengan perbedaan yakni Jalaluddin Rakhmat yang beranggapan kematian sebagai penyucian sedang Komaruddin Hidayat menyerukan optimisme untuk menjemput kematian, Jalaluddin Rakhmat memandang kematian sebagai perjalanan, Komaruddin Hidayat menganggapnya sebagai pulang kampung kr titik singgah yang sebenarnya, dan Komaruddin Hidayat menggunakan banyak analogi dalam mrnggambarkan kehidupan.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Kematian, tasawuf, penyucian, optimisme
Subjects: Kematian
Tasawuf
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Sal Sabillah
Date Deposited: 22 May 2023 02:40
Last Modified: 22 May 2023 02:40
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/62334

Actions (login required)

View Item
View Item