Ningtiyas, One Kholidatun Ratna (2023) العناصر الداخلية في قصة قصيرة "طبلية من السماء" في مقتطفات "حادثة شرف" ليوسف إدريس. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
One Kholidatun Ratna Ningtiyas_A91219110.pdf
Download (2MB)
Abstract
العناصر الداخلية في قصة قصيرة "طبلية من السماء" في مقتطفات "حادثة شرف" ليوسف إدريس Unsur Instrinsik dalam "Nampan dari Surga" (thabaliah minasama') antologi "Peristiwa Kehormatan" (khaditsah syaraf) karya Yusuf idris..Cerita pendek dengan judul "Nampan dari Surga" (thabaliah minasama') antologi "Peristiwa Kehormatan" (khaditsah syaraf) karya Yusuf idris. Cerpen ini menjadi menarik untuk diteliti karena kisah ini bercerita tentang balasan bagi orang yang sering mengikuti hawa nafsu terutama hawa nafsu pemarah. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah apa unsur instrinsik dalam cerpen "Nampan dari Surga" (thabaliah minasama') antologi "Peristiwa Kehormatan" (khaditsah Syaraf) karya Yusuf idris, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja unsur instrinsik dalam cerpen "Nampan dari Surga" (thabaliah minasama') antologi "Peristiwa Kehormatan" (khaditsah Syaraf) karya Yusuf idris. Adapun teori yang digunakan peneliti untuk membedah cerpen ini adalah dengan menggunakan teori Burhan Nurgiantoro yaitu yang mengartikan unsur instrinsik sebagai unsur pembangun dan dalam teori ini memakai 7 macam unsur instrinsik : 1) tema, 2) penokohan, 3) alur, 4) latar, 5) sudut pandang, 6) gaya bahasa, 7) amanah. Sedangkan metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif. Dimana metode kualitatif ini menguraikan dan mendeskripsikan data-data yang telah dihasilkan sesuai dengan permasalahan dalam penelitian ini secara detail dengan menggunakan kata-kata tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen "Nampan dari Surga" (thabaliah minasama') antologi "Peristiwa Kehormatan" (khaditsah Syaraf) terdapat 7 macam unsur instrinsik yang membuat cerpen lebih mudah difahami karena menggandung unsur pembangun yang lengkap. Ditemukan 7 unsur instrinsik yang terdiri dari 1)Tema : Mengikuti hawa nafsu, seorang syekh yang selalu menuruti hawa nafsunya, ia sering marah terhadap warga sekitar. 2)Penokohan : Syekh ali , masyarakat desa munyat al-nasr, Abu Ahmad, dan Muhammad effendi. 3)Latar : Latar tempat yaitu Desa Munyat An-Nasr, Al-Azhar, toko sayuran, lapangan. Latar waktu yaitu hari jum’at dan siang hari. Latar sosial yaitu perilaku masyarakat munyat al-nasr ke syekh ali dan kepercayaan masyarakat desa bawah hari jumat adalah hari sial. 4)Alur : tahap penyituasian, tahap pemunculan konflik, tahap peningkatan konflik, tahap klimaks, tahap penyelesaia. 5)Sudut pandang : menggunakan Sudut pandang persona ketiga “dia” mahatau dan Sudut Pandang Persona pertama “Aku’ sebagai tokoh utama. 6)Gaya bahasa : Simile (tasybih), Metafora (istiarah), Personifikasi, Eponim (laqab). 7)Amanah : Amarah tidak menyelesaikan permasalahan, justru akan timbul masalah baru jika kamu menghadapi suatu permasalahan dengan emosi yang meluap-luap.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | cerita pendek; unsur instrinsik; cerpen thabaliah minasama’; Yusuf Idris |
| Subjects: | Bahasa Arab Sastra |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | One Kholidatun Ratna Ningtiyas |
| Date Deposited: | 17 May 2023 01:14 |
| Last Modified: | 17 May 2023 01:14 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/62322 |
