Mubarok, Husni (2014) TEOLOGI AL-ASH’ARIY DALAM TAFSIR IRSHAD AL-‘AQL AL-SALIM ILA MAZAYA AL-KITAB AL-KARIM KARYA ABU AL-SU’UD. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (313kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (267kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (150kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (209kB) | Preview
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (400kB)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (333kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (411kB)
Bab 5.pdf
Download (230kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (68kB) | Preview
Abstract
Tesis ini dilatarbelakangi oleh penafsiran Abu al-Su’ud terhadap ayat-ayat teologi
yang mendukung paham teologi al-Ash’ariy. Paham al-Ash’ariy yang dianut Abu al-Su’ud
ternyata tetap kuat meskipun ia merujuk tafsirnya pada tafsir al-Kashshaf yang beraliran
Mu’tazilah. Bahkan dalam beberapa persoalan, Abu al-Su’ud menyanggah paham
Mu’tazilah al-Zamakhshari dengan keahliannya sebagai pakar bahasa. Persoalan-persoalan yang dikaji dalam penelitian ini terfokus pada persoalan teologi yang selalu menjadi perdebatan antara aliran-aliran teologi Islam. Di antaranya adalah persoalan kehendak mutlak Tuhan, melihat Tuhan ( ru’yatullah), hakikat firman Tuhan (kalamullah), sifat-sifat Tuhan yang terfokus pada masalah anthropomorphisme, dan persoalan tentang keadilan Tuhan.
Penelitian ini mencoba menjawab tentang paham teologi al-Ash’ariy dalam tafsir
Irshad al-‘Aql al-Salim ila Mazaya al-Kitab al-Karim karya Abu al-Su’ud. Adapun metode yang digunakan adalah library research (kepustakaan), dimana pencarian informasi dan data semuanya diperoleh dari buku-buku pustaka.
Tafsir Irshad al-‘Aql al-Salim ila Mazaya al-Kitab al-Karim adalah tafsir karya
ulama asal Turki (Abu al-Su’ud) yang hidup pada masa kejayaan kerajaan Turki Usmani,
sekitar abad 10 Hijriyah / 16 Masehi. Metode Tafsir Abu al-Su’ud tinjauan sumber
penafsiran atau bentuk penafsirannya menggunakan metode bi al-ra’yi. Hal ini dibuktikan
dengan penafsirannya yang cenderung menafsirkan dan mengungkap rahasia kemukjizatan Al-Qur’an dari sisi kebahasaan dan sastra. Adapun metode Abu al-Su’ud dalam tafsirnya adalah tahlili, karena Abu al-Su’ud menafsirkan Al-Qur’an secara sempurna dari awal sampai akhir sesuai urutan mush}af dan menyebutkan asbab al-nuzul serta munasabat bayn al-ayah wa al-suwar yang kesemuanya merupakan ciri metode tah}lili. Secara umum, penafsiran Abu al-Su’ud terhadap ayat-ayat akidah banyak
mendukung paham Ash’ariyyah yang dianutnya. Pada persoalan kehendak mutlak Tuhan, Abu al-Su’ud menafsirkan ayat-ayat yang berkaitan dengan persoalan tersebut dengan
mengatakan bahwa kehendak mutlak Tuhan berlaku sepenuhnya. Abu al-Su’ud juga mengatakan bahwa kehendak manusia tidak akan terealisasi tanpa adanya kehendak Tuhan.
Pada persoalan melihat Tuhan, menurut Abu al-Su’ud Tuhan dapat dilihat di akhirat dengan tanpa diketahui cara, bentuk, dan juga tanpa arah. Kemudian tentang firman Tuhan Abu al-Su’ud mengatakan bahwa firman Tuhan bersifat qadi>m dan kekal. Tentang sifat-sifat Tuhan, Abu al-Su’ud menetapkan adanya sifat bagi Tuhan sebagaimana paham kelompok tradisional, akan tetapi dalam persoalan anthropomorphisme Abu al-Su’ud cenderung mengikut kelompok yang menakwilkannya. Meskipun demikian, secara garis besar, ayat ayat teologi yang ditafsirkan Abu al-Su’ud lebih cenderung sejalan dengan paham al-Ash’ariy dan kelompok tradisional
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Husain Aziz |
| Uncontrolled Keywords: | Teologi al Asy'ary; Kitab al Irsyad |
| Subjects: | Tafsir |
| Divisions: | Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| Depositing User: | Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 11 Feb 2015 04:35 |
| Last Modified: | 11 Feb 2015 04:35 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/621 |
