Al Majaz wa jamaluhu fi surah al Baqarah - Majaz dan keindahannya dalam surat al Baqarah: studi analisis balaghah

Hidayati, Luluk (2016) Al Majaz wa jamaluhu fi surah al Baqarah - Majaz dan keindahannya dalam surat al Baqarah: studi analisis balaghah. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of A81212123 Luluk Hidayati 2016 ok.pdf] Text
A81212123 Luluk Hidayati 2016 ok.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (331kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (175kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (385kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (594kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (458kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (643kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (347kB) | Preview
[thumbnail of Daftar pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (304kB) | Preview

Abstract

Surat al-Baqarah yang 286 ayat itu turun di Madinah yang sebahagian besar diturunkan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Hajji wadaa'(haji Nabi Muhammad s.a.w. yang terakhir). Seluruh ayat dari surat al-Baqarah termasuk golongan Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara surat-surat Al Quran yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpanjang (ayat 282). Surat ini dinamai al-Baqarah karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67 sampai dengan 74), dimana dijelaskan watak orang Yahudi pada umumnya. Dinamai Fusthaatul-Quran (puncak al Quran) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain. Dinamai juga surat alif-laam-miim karena surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim. Dalam pembahasan ini peneliti membahas tentang Ilmu Bayan, yang merupakan bagian dari Ilmu Balaghah, dalam Ilmu Bayan dibagi menjadi 3 bagian yaitu Tasybih, Majaz, Kinayah, namun dalam penjelasanya masing-masing terdapat beberapa bagian yaitu dalam tasybih terdapat Tasybih Mursal, Tasybih Baligh, Tasybih Tamtsil, Tasybih Mujmal, Tasybih Muakkad, Tasybih Mufashal, dan dalam Majaz yaitu Majaz Lughawi,Majaz Mursal, Majaz Aqli. Dan dalam Kinayah yaitu adakalanya berupa sifat, maushuf dan berupa nisbat, uslub yang digunakan adalah uslub adabi (sastra.( penulis membatasi hanya pada ruang lingkup Majaznya saja. adapun rumusan masalah yang peneliti angkat dalam penelitian ini adalah apa saja bentuk-bentuk ayat yang didalamnya mengandung unsur Majaz dan apa saja keindahan yang terkandung dalam surat al-Baqarah. Dalam hal ini penulis menggunakan metode deskriptif analisis kualitatif penelitian ini berisi kutipan dan berupa ayat-ayat dari surat al-Baqarah yang memiliki gaya bahasa Ilmu Bayan, dan tidak berupa angka-angka, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan adanya Tasybih, Majaz dan Kinayah yang mana didalamnya lebih dikhususkan ke hal Majaznya yang terdapat dalam surat al- Baqarah. Dalam penelitian ini penulis menemukan 47 Uslub Bayan pada surat al-Baqarah yang berupa Tasybih 17 ayat, Isti’aarah secara keseluruhan 19 ayat dan Kinayah 11 ayat.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Majaz; sastra; al Baqarah
Subjects: Bahasa Arab
Al Qur'an
Bahasa Arab > Tata Bahasa
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Unnamed user with email lulukhidayat1023@gmail.com
Date Deposited: 01 Jun 2016 02:45
Last Modified: 03 Oct 2025 07:21
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6198

Actions (login required)

View Item
View Item