Tinjauan hukum Islam terhadap perjodohan yang dilakukan dengan meminumkan air doa agar mau menikahi calon pasangannya: studi kasus di Desa Longkek kecamatan Galis Bangkalan

Rizal, Muhamad (2023) Tinjauan hukum Islam terhadap perjodohan yang dilakukan dengan meminumkan air doa agar mau menikahi calon pasangannya: studi kasus di Desa Longkek kecamatan Galis Bangkalan. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel.

[thumbnail of Muhamad Rizal_C91218124.pdf] Text
Muhamad Rizal_C91218124.pdf

Download (4MB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Perjodohan Yang Dilakukan Dengan Meminumkan Air Doa Agar Mau Menikahi Calon Pasangannya (Studi Kasus Di Desa Longkek Kecamatan Galis Bangkalan)” ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah yakni Bagaimana praktek perjodohan dengan meminum air doa di Desa Longkek Kecamatan Galis Bangkalan dan bagaimana perjodohan dengan menggunakan air doa dalam tinjauan hukum Islam di Desa Longkek Kecamatan Galis Bangkalan. Jenis penelitian ini yaitu field research di Desa Longkek Kecamatan Galis Bangkalan. Data yang dikumpulkan peneliti diperoleh melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi analisis dengan pola pikir deduktif. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan perjodohan menggunakan air doa yang hanya diatur proses sebelum meminum, yaitu dengan meminta seorang kiai atau orang yang memiliki tingkat keagamaan tinggi yang pasti orang tersebut paham mengenai air doa, dengan membacakan doa lalu ditiupkan ke arah air dengan sedikit ludah atau memasukan kertas yang bertuliskan doa ke dalam air. Bila diperintahkan untuk melakukan amalan terlebih dahulu sebelum meminum maka harus dilakukan. Air doa yang digunakan dalam perjodohan tersebut merupakan sesuatu yang sah dan diperbolehkan, karena berdasarkan sebuah hadis riwayat Imam Bukhori dan pendapat Syech Abdul Aziz bahwa doa yang digunakan dapat disesuaikan dengan keinginan asal tidak menyekutukan Allah SWT. Sesuai dengan kesimpulan di atas, penulis menyarankan agar ketika melakukan sebuah perjodohan harus lebih selektif agar tidak kecewa diakhir, begitu pula untuk naik ke jenjang pernikahan dan bila sesuatu hal dilakukan dengan niat yang baik haruslah dengan cara yang baik pula agar menghindari mudarat yang tidak diinginkan

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; perjodohan; air doa
Subjects: Hukum Islam
Pengobatan Tradisional
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Muhamad Rizal
Date Deposited: 27 Feb 2023 04:49
Last Modified: 27 Feb 2023 04:49
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/59842

Actions (login required)

View Item
View Item