Tela’ah Adopsi dalam Al-Qur’an

Rahmawati, Dewi (2016) Tela’ah Adopsi dalam Al-Qur’an. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (230kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (200kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (205kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (418kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (316kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (626kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (202kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (130kB) | Preview

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana kedudukan anak angkat dalam keluarga menurut Alquran. 2) Bagaimana hak-hak anak angkat dalam Alquran ?
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kedudukan anak angkat dalam keluarga beserta hak-haknya dalam Alquran dari berbagai penafsiran ayat-ayat yang terkait baik secara umumnya maupun secara khususnya.
Dalam menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bersifat kepustakaan (Library Research) dan menggunakan metode maudhu’i (tematik) yaitu menggambarkan atau menjelaskan penafsiran-penafsiran berdasarkan tema yang berkaitan dengan tela’ah adopsi dalam Alquran menurut ayat-ayat Alquran.
Penelitian ini dilakukan karena hukum Islam dan Alquran melarang adanya adopsi yang menghilangkan segala sesuatu yang berasal dari orang tua kandungnya. Serta adanya faktor-faktor yang mempengaruhi adanya adopsi seperti halnya Allah menghendaki seseorang mempunyai anak laki-laki, dan anak perempuan dan Dia juga menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah pertama Kedudukan anak angkat dalam keluarga dalam Alquran tidak mempunyai hak sama dengan anak kandung, seperti halnya hubungan nasab, hubungan pernikahan, dan kewarisan. Kedua Hak-hak anak angkat itu untuk dididik, dipelihara, hanya bersifat pengasuhan dengan tujuan agar seorang anak tidak sampai terlantar atau menderita dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Anak angkat sampai kapanpun tidak dapat menjadi anak kandung karena hubungan darah tidak bisa dihilangkan begitu saja.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Adopsi
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Dewi Rahmawati
Date Deposited: 23 Apr 2016 02:54
Last Modified: 27 Feb 2020 01:53
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5975

Actions (login required)

View Item
View Item