Jannah, Miftahul (2016) penerapan fingerspelling untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa tunarungu di SMPLB Putra Harapan Bojonegoro. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (194kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (122kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (483kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (588kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (436kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (188kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (262kB) | Preview
Abstract
Tunarungu adalah mereka yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan mendengar yang disebabkan oleh kerusakan atau tidak berfungsinya organ pendengaran yang mengakibatkan hambatan dalam perkembangan bahasa dan komunikasinya, sehingga mereka sulit mengembangkan kemampuan bicaranya dan hal itu menjadi kendala dalam berkomunikasi. Maka upaya untuk memudahkan mereka dalam berkomunikasi digunakan fingerspelling yang berfungsi sebagai bahasa dan alat bantu mereka dalam berkomunikasi.
Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana keadaan siswa tunarungu di SMPLB Putra Harapan Bojonegoro?, 2) Bagaimana penerapan fingerspelling untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa tunarungu di SMPLB Putra Harapan Bojonegoro?, serta 3) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan fingerspelling untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa tunarungu di SMPLB Putra Harapan Bojonegoro?. Dalam rangka untuk mengurai penerapan fingerspelling yang ada di SMPLB Putra Harapan Bojonegoro, peneliti melakukan beberapa proses penelitian dengan ikut langsung di lapangan untuk menangkap dan mengungkapkan fakta yang terjadi. Oleh sebab itu, peneliti menggunakan beberapa instrument untuk menggali data dan informasi dari beberapa informan yang berhasil dimintai keterangan maupun data oleh peneliti. Kategori penelitian ini deskriptif kualitatif yang mencoba untuk mendeskripsikan data-data yang diperoleh peneliti di lapangan.
Berdasarkan dari hasil penelitian diketahui bahwa keseluruhan siswa tunarungu yang ada di SMPLB Putra Harapan Bojonegoro menderita tunarungu taraf berat dimana mereka kehilangan kemampuan dengarnya antara 70-89 dB dan diderita sejak lahir. Akibat kehilangan fungsi pendengarannya sejak lahir, maka akan mempengaruhi kemampuan berbahasanya dan hambatan pada komunikasinya. Sehingga mereka perlu dibantu dengan fingerspelling. Sebagaimana pelaksanaan fingerspelling yang ada di SMPLB Putra Harapan Bojonegoro berjalan dengan maksimal meskipun mengalami beberapa kendala yakni fasilitas dan media kurang lengkap, waktu pengajaran dan tenaga pengajar yang terbatas, serta tidak adanya kurikulum khusus.
Dalam kesempatan penelitian ini, ada beberapa temuan menarik yang didapat oleh peneliti. Karena banyaknya kendala dalam pelaksanaan fingerspelling tersebut, maka diperlukan perhatian lebih dan penanganan khusus dari pihak sekolah.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fingerspelling; komunikasi; tunarungu |
| Subjects: | Cacat - Tunarungu Komunikasi Islam > Komunikasi Metode Pembelajaran |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam |
| Depositing User: | Miftahul Jannah |
| Date Deposited: | 23 Apr 2016 01:26 |
| Last Modified: | 25 Nov 2019 07:46 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5937 |
