Utari, Gita Tri (2016) KONTROL SOSIAL MASYARAKAT PADA KENAKALAN REMAJA DI DESA MOJOKUMPUL KECAMATAN KEMLAGI KABUPATEN MOJOKERTO : TINJAUAN TEORI KONTROL TRAVIS HIRSCHI. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (159kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (128kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (248kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (202kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (369kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (326kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (129kB) | Preview
Abstract
Kontrol sosial masyarakat memiliki peranan penting guna membatasi kenakalan pada remaja yang semakin hari kian bertambah, dari berbagai permasalahan yang ada, peneliti membatasi rumusan masalah yang hendak dikaji dalam skripi ini ialah sebagai berikut, bagaimana kontrol sosial yang dilakukan masyarakat pada kenakalan remaja di Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Namun dari satu pembahasan tersebut, terdapat sub pembahasan yaitu, faktor apa yang menyebabkan rendahnya kontrol sosial masayarakat pada kenakalan remaja di Desa Mojokumpul Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto.
Untuk menjawab rumusan masalah di atas, metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode ini dipilih agar diperoleh data penelitian yang bersifat mendalam dan menyeluruh mengenai kontrol sosial masyarakat pada kenakalan remaja di Desa Mojokumpul Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto. Teori yang digunakan dalam menganalisis data yang diperoleh adalah teori kontrol oleh Travis Hirschi.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa; (1) Kontrol sosial yang dilakukan masyarakat pada kenakalan remaja cenderung rendah, walaupun tidak semua masayarakat mengetahui kenakalan remaja yang ada, tetapi mereka yang mengetahui bentuk kenakalan tersebut pun hanya menegur dan mengajak untuk tidak melakukan penyimpangan secara berulang. Kontrol sosial dilakukan oleh orang tua, warga, hingga tokoh masyarakat. Tetapi bentuk kontrol yang dilakukan cenderung sama, yakni mengajak dan menegur, tetapi hal ini dirasa belum cukup efektif untuk mengatasi kenakalan remaja, lembaga yang ada pun juga belum efektif. (2) Faktor yang menyebabkan rendahnya kontrol sosial yaitu, anggapan bahwa hal tersebut tidak pernah diketahui langsung sehingga penyimpangan pun masih dianggap wajar dan anggapan bahwa tanggung jawab remaja terdapat pada diri mereka sendiri sehingga suatu saat nanti hal ini pasti akan hilang seiring dengan bertumbuh dewasanya mereka.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kenakalan Remaja; Psikologi Remaja; Kontrol Sosial |
| Subjects: | Psikologi Remaja Sosiologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi |
| Depositing User: | gita tri utari |
| Date Deposited: | 10 May 2016 07:51 |
| Last Modified: | 10 May 2016 07:51 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5912 |
