Al Uslub al bayani wa asraruhu fi syi'ri Jarir - Gaya bahasa dan rahasianya pada syiir Jarir

Muktiyah, Muktiyah (2016) Al Uslub al bayani wa asraruhu fi syi'ri Jarir - Gaya bahasa dan rahasianya pada syiir Jarir. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of A01212018 Muktiyah 2016 ok.pdf] Text
A01212018 Muktiyah 2016 ok.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (3MB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (316kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (369kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (487kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (716kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3.pdf]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (406kB) | Preview
[thumbnail of Bab 4.pdf]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (571kB) | Preview
[thumbnail of Bab 5.pdf]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (376kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (343kB) | Preview

Abstract

Masa Umayyah yang mempunyai format baru dalam pemerintahannya, telah memungkinkan para penyair masa ini untuk mengembangkan potensi kepenyairan mereka dengan cara yang lebih bebas. Hal ini didukung oleh munculnya partai politik, sekte, fanatisme kebangsaan dan lain-lain yang menyediakan lapangan pekerjaan bagi para penyair untuk menjadi juru bicara setiap kelompok. Sebagai penyair yang tumbuh dalam lingkungan kondusif untuk mengembangkan potensi penyair hija’, Jarir, al-Farazadaq, dan al-Akhtal menemukan genre baru dalam puisi hija’, yaitu puisi polemik/pertikaian individual. Genre ini menjadi unik karena pertikaian tersebut menjadi kental dan ekstrim sehingga tidak ada yang mengalah hingga kematian tiba. Adapun materi puisi hija’ adalah meninggikan individu yang bersyair dan merendahkan lawannya bahkan juga sukunya. Dalam hal ini, penulis menggunakan metode deskriptif analisis kualitatif. Penelitian ini berisi kutipan-kutipan data berupa bait-bait syi’ir yang memiliki gaya bahasa Bayan, dan tidak berupa angka-angka. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode dokumentasi yang berupa catatan-catatan. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah penulis sendiri. Dalam syi’ir Jarir bin Atiyyah terdapat Unsur Bayan dan Uslub, Uslub yang digunakan adalah Uslub Adaby, dan mengandung Unsur Bayan yang meliputi Tasybih, Majaz Lughawi bil Isti’arah makniyah wa tashrihiyah wa tamtsiliyah, Majaz Mursal, Majaz ‘Aqli, dan Kinayah. Adapun rahasia yang terkandung dalam ilmu bayan yang meliputi tasybih, majaz dan kinayah adalah mengkombinasikan makna-makna abstrak (visualisasi).

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Uslub; bayan; tata bahasa
Subjects: Bahasa Arab
Sastra
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: muktiyah muktiyah muktiyah
Date Deposited: 02 Jun 2016 07:59
Last Modified: 08 Oct 2025 02:04
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5899

Actions (login required)

View Item
View Item