Arifin, Bustanil (2022) Polemik ustaz Abdul Somad dan Yazid Bin Abdul Qadir Jawas mengenai konsep bid’ah perspektif georg simmel dalam media sosial. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Bustanil_Arifin_E91217032.pdf
Download (19MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul “POLEMIK USTAZ ABDUL SOMAD DAN YAZID BIN ABDUL QADIR JAWAS MENGENAI KONSEP BID’AH PERSPEKTIF GEORG SIMMEL DALAM MEDIA SOSIAL”. Penelitian ini menjelaskan terkait Dakwah Ustaz Abdul Somad dan Yazid Bin Abdul Qadir Jawas di media sosial mengenai konsep bid’ah salah satunya yang dibahas yaitu hukum mendo’akan bagi orang yang sudah meninggal dunia. Adapun Ustaz Yazid juga menjelaskan bahwasanya bacaan untuk orang yang meninggal itu tidak akan sampai sebagaimana yang dikatakan oleh masyhur di kalangan Syafi'i seperti yang dijelaskan oleh 2 ulama besar Imam Nawawi dan Ibnu Katsir. Sebaliknya, berlawanan dengan argumentasi yang diberikan oleh ustaz Yazid, ustaz Abdul Somad yang bermazhab Syafi'i beliau berpendapat berbeda dengan ustaz Yazid.. Ustaz Abdul Somad menegaskan bahwa ada unsur kebolehan dalam mendoakan orang yang meninggal, sekaligus juga ketersampaian doa yang dipanjatkannya kepada orang yang meninggal tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan juga menggunakan analisis teori yang dimiliki oleh Georg Simmel.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bidah; media sosial; Georg Simmel |
| Subjects: | Filsafat > Filsafat Islam |
| Depositing User: | Bustanil Arifin |
| Date Deposited: | 25 Nov 2022 08:31 |
| Last Modified: | 25 Nov 2022 08:31 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/58380 |
