Ma’arif, Syaifudin (1998) Peranan pemuka agama dalam pembinaan umat beragama di Kecamatan Batu Kota Administratif Batu Malang. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (917kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (123kB) | Preview
Daftar isi.pdf
Download (612kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (1MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (829kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (384kB) | Preview
Daftar pustaka.pdf
Download (872kB) | Preview
Abstract
Pemuka agama adalah figure yang mempunyai kekuatan dalam mengarahkan para pengikut atau penganut agama. Sebagai teladan yang harus diikuti, di patuhi ucapan dan tindakannya. Dalam peradaban peradaban kuno diferensiasi dan peran peranannya sangat luas, dan tidak hanya mencakup peribadatan, pengkajian dan penyalinan teks kitab suci serta pemeliharaan segala sesuatu yang bernilai (Peribadatan), tetapi para pemuka agama ini juga merupakan kelas terpelajar dalam masyarakat yang mempunyai andil dalam pemerintahan. Peranan keagamaan yang dilakukan oleh pemuka agama di anggap memiliki unsure inovatif dalam mencapai pemahaman umat terhadap ajaran agama. Hal ini berkaitan dengan munculnya pendapat bahwa agama adalah benteng yang mampu menahan dan melawan segala kekuatan serta pengaruh yang dapat merusak masyarakat. Rumusan masalah yang akan di bahas adalah sebagai berikut 1). Bagaiman kondisi keagamaan umat beragama di kecamatan batu? 2). Bagaimana upaya upaya pemuka agama dalam melakukan pembinaan terhadap umat beragama di kecamatan batu? 3). Bagaimana peranan pemuka agama dalam pembinaan umat beragama di kecamatan batu? Dalam penelitian ini menggunakan metode 1). Kualitatif yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data diskriptif berupa kata kata tertulis atau lisan dari orang orang dan prilaku yang dapat diamati 2). Populasi dan sampel 3). Pengumpulan Data yang meliputi - Metode opservasi yaitu suatu upaya pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap fenomena fenomena yang di selidiki – Metode Interview yaitu metode pengumpulan data dengan Tanya jawab sepihak yang dikerjakan secara sistematik dan berlandaskan kepada tujuan penyelidikan – Metode Kuisioner dan metode documenter 4). Pengolahan Data meliputi editing, codding, klasifikasi, tabulasi 5). Tehnik Analisa Data. Kesimpulan dari pembahasan skripsi ini adalah bahwa kehidupan keagamaan masyarakat kecamatan batu bisa dikatakan harmonis dan rukun dalam kesehariannya. Hal ini di karenakan kehidupan bermasyarakat antar pemeluk agama dapat berjalan dengan rukun dan damai, upaya yang dilakukan oleh para pemuka agama dalam membina umatnya cukup bervariatif dengan berbagai macam metode, cara dan media. Kesemuannya ini sebagai bentuk pembinaan kepada masing masing umat untuk lebih meningkatkan pemahaman dan pengamalan terhadap ajaran ajaran agama. Peranan para pemuka agama kecamatan batu dalam membina umatnya adalah cukup aktif, hal ini bisa dilihat pada berbagai upaya yang dilakukannya dalam membina masing masing umatnya
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemuka Agama; Pembinaan Umat |
| Subjects: | Perbandingan Agama Perbandingan Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Arsip Ushuluddin |
| Depositing User: | Users 32 not found. |
| Date Deposited: | 25 Feb 2016 03:40 |
| Last Modified: | 04 Nov 2020 15:26 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5787 |
