Habas, Romla (2016) Tradisionalisasi Pendidikan Pondok Pesantren Modern dalam Mempertahakan Eksistensinya : Studi Kasus di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan Sumenep. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (597kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (865kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (7MB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (6MB) | Preview
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Bab 5.pdf
Download (205kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (351kB) | Preview
Abstract
Perkembangan modernisasi, telan banyak membawa perubahan-perubahan dalam dunia pendidikan, termasuk pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam. Karenan modernisasi, pesantren tradisional kemudian banyak melakukan pembaruan menjadi modern
ada pula yang bertahan. Modernisasi telah merambah dunia pesantren. Tak sedikit pesatren yang dalam melakukan pembaruan-pembaruan cenderung menafikan tradisi lama pesantren, sehingga eksistensi sebagai pesantren semakin menghilang. Banyak pesantren menjadi tidak sadar bahwa, tradisi lama pesantren mesti dirawat dan dipertahankan bukan lantas “dihabisi” dengan alas an modernisasi. Padahal, tradisi lama pesantren merupakan warisan masa lalu yang telah lama mengakar dalam diri pesantren. Hilangnya tradisi lama dalam diri pesantren, telah menjadikan pesantren bererabut dari akarnya. Namun tidak bagi Al-Amin, sebagai pesantren modern, Al-Amin mampu melakukan upaya tradisionalisasi sebagai ciri khas dari pesantren itu sendiri Untuk menelusuri tradisionalisasi Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan, peneliti menggukan metodologi penelitian dengan pendekatan.
Prosedur yang digunakan dalam pengumpulan data antara lain: Observasi langsung/pengamatan peran serta (partisipan observation), Wawancara langsung, dan Studi Dokumentasi. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis diskriptif analisis. Data yang terkumpul didiskripsikan dan kemudian dianalisis, dihubungkan antara data yang satu dan yang lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa Pondok Pesantren Al
-Amin Prenduan merupakan pesantren yang dikelola secara modern, tetapi tetap mempertahankan kebiasaan-kebiasaan lama. Selain melakukan modernisasi juga melakukan tradisionalisasi. Al-Amin sebagai pondok pesantren yang dikelola ala Gontor Ponorogo, dikelola secara modern mulai dari sarana-prasarana, kurikulum, struktur kepengurusan, pengelolaan guru dan murid, tidak lantas menghilangkan tradisi lama pesantren sebagai karakteristik. Inilah kelebihan pesantren A-Amin Prenduan dibandingkan dengan pesantren lain yang ada di Madura, khususnya di Sumenep.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisionalisasi; Pondok; Pesantren Modern |
| Subjects: | Pendidikan Islam > Pendidikan Islam - Metode dan Sistem |
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Mailinda AR |
| Date Deposited: | 11 May 2016 07:52 |
| Last Modified: | 13 Nov 2019 03:21 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5690 |
