Majdiy, Muhammad Alamuddin (2016) Taghyiraat al wazn al Arudli fi al Qaasidah Aara Banatikum Asna' li al Syaair Dzi al Rimmah - Perubahan wazan Arudl di dalam qasidah Aara Banaatikum Asynau pada syair Dzi ar Rimmah. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
A01210006 M. Alamuddin Majdiy 2016 ok.pdf
Download (5MB)
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (539kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (100kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (484kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (2MB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (5MB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (497kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (432kB) | Preview
Abstract
DzuAr-rummah adalah Ghilan bin ‘Uqbah bin Mas’ud bin Haaritsah bin ‘Amr bin Raabi’ah bin Milkan bin ‘Adiy bin ‘Abdu Manah bin Add bin Thobikhoh bin Ilyas bin Mudhor. Beliau lahir pada tahun 77 hijriyah dan meninggal pada tahun 117 hijriyah. Beliau seorang penyair terkenal yang hidup pada masa Bani Umayyah. Adapun pokok permasalahan dalam pembahasan ini adalah : 1. Apa wazan ‘arudl yang terdapat pada sya’ir DzuAr-rummah “aara banaatikum asyna’u”?; 2. Apa saja macam-macam perubahan wazan ‘arudl yang terdapat pada sya’ir DzuAr-Rummah “aara banaatikum asyna’u”?. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui wazan ‘arudl dan macam-macam perubahannya yang terdapat pada sya’ir DzuAr-Rummah “aara banaatikum asyna’u”. Teori sastra yang digunakan sebagai pendekatan dalam membahas judul tersebut adalah teori objektif, yaitu meneliti sya’ir DzuAr-rummah dari segi bentuk irama ‘arudl (hasil pengulangan dari beberapa taf’ilah) dan perubahannya yang berupa zihaf (kecepatan irama) dan ‘ilat (kecacatan irama). Temuan hasil penelitian ini menunjukkan: 1. Pada sya’ir Dzu Ar-rummah “aara banaatikum asyna’u” terdapat wazan ‘arudl, yaitu bahar thawil. 2. Pada sya’ir Dzu Ar-rummah “aara banaatikum asyna’u” terdapat beberapa macam perubahan wazan ‘arudl yaitu: a. Zihaf (perubahan yang terjadi pada huruf kedua dari sabab khafif dan sabab tsaqil yang ada pada taf’ilah-taf’ilah di hasywu bait. Zihaf yang terdapat di sini berupa qabadl. Qabadl adalah pembuangan huruf kelima yang sukun.; b. Zihaf Al-jariy Mujra Al-‘illat (zihaf yang berlaku pada kedudukannya ‘illat) yang berupa qabadl. Qabadl adalah pembuangan huruf kelima yang sukun.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wazan Aruud; Bahasa Arab |
| Subjects: | Bahasa Arab Bahasa Arab > Tata Bahasa |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | alamuddin majdiy |
| Date Deposited: | 04 May 2016 08:23 |
| Last Modified: | 06 Oct 2025 06:31 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5619 |
