Atiqoh, Felin Dzarrotun (2022) Analisis Al-Bai' terhadap praktik jual beli hand sanitizer custom di online shop by.lafeena. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Felin Dzarrotun Atiqoh_C92218131.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan berjenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dengan penjual dan beberapa pembeli hand sanitizer custom di online shop by.lafeena. Teknik analisis data yang digunakan bersifat deskriptif analisis melalui pola pikir deduktif dengan menafsirkan fakta yang ada di lapangan terkait praktik jual beli hand sanitizer custom di online shop by.lafeena, kemudian dianalisis menggunakan dalil-dalil umum tentang al-bai’. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam praktik jual beli hand sanitizer custom di online shop by.lafeena dilakukan dengan cara memindahkan atau membagi cairan hand sanitizer dari kemasan asli ke dalam botol kemasan lain yang lebih kecil. Pembeli dapat memilih stiker yang sudah terpasang atau dapat dikreasikan sendiri (custom). Jual beli hand sanitizer custom tersebut dilakukan melalui aplikasi Instagram, Shopee, dan Tokopedia di mana penjual tidak memberikan informasi secara jelas terhadap barang yang diperjualbelikan pada deskripsi produknya. Pembeli tidak mengetahui kualitas dari hand sanitizer custom yang dibelinya, seperti merek, tanggal kadaluarsa, komposisi, nomor izin edar sehingga dapat merugikan pembeli. Dalam analisis al-bai’ terhadap praktik jual beli hand sanitizer custom di online shop by.lafeena telah memenuhi rukun jual beli, tetapi salah satu syaratnya tidak terpenuhi yaitu objek yang diperjualbelikan tidak diketahui kualitasnya oleh pembeli. Dalam Fatwa DSN MUI Nomor 110/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad jual beli pada ketentuan s}ighat al ‘aqd juga dijelaskan bahwa akad jual beli harus dinyatakan secara tegas dan jelas serta dipahami dan dimengerti oleh penjual dan pembeli. Oleh karena itu, jual beli tersebut hukumnya batil karena salah satu syarat dari rukun jual beli tidak terpenuhi. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan kepada penjual agar lebih transparan untuk mendeskripsikan kualitas barang yang diperjualbelikan sehingga pembeli dapat memanfaatkan dengan baik dan tidak ada yang dirugikan. Pembeli juga sebaiknya tidak mementingkan kemasan luarnya saja, namun kesehatan harus lebih diutamakan. Sebaiknya membeli hand sanitizer kemasan yang asli karena sudah terjamin kualitas dan keamanannya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Al-Bai'; hand sanitizer custom; jual beli |
| Subjects: | Hukum Islam Hukum Islam > Jual Beli |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Felin Dzarrotun Atiqoh |
| Date Deposited: | 10 Apr 2023 13:01 |
| Last Modified: | 10 Apr 2023 13:01 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/55737 |
