Ardiansyah, Ken Dhinar (2014) KOMPARASI KONSEP PENDIDIKAN ANAK PERSPEKTIF PAULO FREIRE DENGAN KONSEP PENDIDIKAN ANAK PERSPEKTIF AL-GHOZALI. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (177kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (51kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (24kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (229kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (235kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (260kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (138kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (55kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (45kB) | Preview
Abstract
Skripsi ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang membicarakan tentang konsep pendidikan. Selain itu, skripsi ini juga meneliti tentang sosok seorang tokoh yaitu Al-Ghazali dan Paulo Freire. Keduanya merupakan representasi dari zaman dan daerahnya masing-masing. Melalui konsep pendidikannya penulis akan mengkaji tentang sketsa kehidupan kedua tokoh tersebut secara spesifik. Dalam arti, latar belakang kehidupan kedua tokoh akan dihadirkan sebagai seorang tokoh pendidikan yang nomor satu di zamannya masing-masing. Selanjutnya, penulis mengkaji bagaimana konsep pendidikan yang mereka gagas, akan tetapi penulis tidak mengkajinya secara global melainkan penulis hanya menghadirkan gagasan-gagasannya tentang tujuan pendidikan, metode pendidikan dan materi pendidikannya. Adapun pokok-pokok pikirannya yang mengkaji tentang beberapa hal di atas adalah sebagai berikut : Tujuan pendidikan Al-Ghazali adalah membentuk manusia yang sempurna (insan kamil) yang telah terinci sebagai berikut : Mendekatkan diri kepada Allah SWT, Menggali dan mengembangkan tugas keduniaan dengan sebaik-baiknya, Membentuk manusia yang berakhlak mulia, suci jiwanya dari kerendahan budi dan sifat-sifat tercela, Mengemban sifat-sifat manusia yang utama sehingga menjadi manusia yang manusiawi. Metode pendidikan Al-Ghazali adalah metode bernuansa tradisional “ceramah dan uswatun hasanah”. Selanjutnya, materi pendidikan Al-Ghazali merupakan segala bentuk ajaran-ajaran yang terkandung dalam agama Islam. Secara lebih jelas dan kongkritnya konsep pendidikan yang digagas oleh Al-Ghazali adalah mengandung dua unsure, yaitu : transendensi (rububiyyah : bersifat ketuhanan) dan humanisasi. Dan konsep pendidikan anak yang digagas oleh Paulo Freire adalah sebagai berikut: Tujuan pendidikan Paulo Freire adalah untuk : Pendidikan penyadaran (conscientizacao), Pendidikan pembebasan (liberalisasi) dan Pendidikan humanisasi. Metode pendidikan Paulo Freire adalah bersifat dialogis sebagai bentuk perlawanan dari metode banking concept. Materi pendidikan Paulo Freire merupakan bentuk materi yang bersifat kontekstual, karena tugas pendidikan adalah memproblematisasi realitas social menjadi bagian dari pada manusia sebagai peserta didik. Dan Paulo Freire membuat tiga skema dalam merumuskan pendidikan kontekstual, sebagai berikut : investigasi, tematisasi dan problematisasi.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Sutikno |
| Uncontrolled Keywords: | Paulo Freire; Al Ghozali; Konsep Pendidikan; Pendidikan Agama Islam |
| Subjects: | Pendidikan Islam Pendidikan > Anak |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Editor : Rini Wahyuningsih------ Information------library.uinsby.ac.id |
| Date Deposited: | 10 Feb 2015 07:44 |
| Last Modified: | 10 Feb 2015 07:44 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/553 |
