Ikhsanti, Hananda Fitra (2022) Analisis Hukum Islam dan Fatwa DSN Mui Nomor 10/Dsn-Mui/Iv/2000 terhadap jual beli sistem Reseller Dropship Skincare Ms Glow Di ren_beauty. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Hananda Fitra Ikhsanti_C92218134.pdf
Download (2MB)
Abstract
Dalam pengumpulan data yang ada, metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah field research dengan melakukan wawancara dari sejumlah narasumber yang menjadi pihak-pihak yang terkait serta pengumpulan dokumentasi yang kemudian data dipaparkan dan dianalisis menggunakan metode analisis dekriptif kualitatif, yaitu tentang mekanisme jual beli sistem reseller dropship skincare ms glow di ren_beauty. Selanjutnya output dari penelitian ini adalah analisis yang diuraikan dengan berdasarkan pada hukum Islam.Dari hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Mekanisme jual beli sistem reseller dropship skincare ms glow yang ada di ren_beauty, terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh reseller dan pemilik ren_beauty selaku supplier yaitu menjual produk di bawah harga ketentuan pusat ms glow dan menjual produk yang mengalami kerusakan atau cacat. Tindakan yang telah dilakukan adalah melanggar peraturan yang telah dibuat ms glow dan akan berakibat mendapatkan sanksi berupa black list yang berarti tidak diperbolehkan membeli atau menjual produk ms glow. (2) Menurut hukum Islam praktik jual beli ini diperbolehkan jika melakukan kesepakatan dengan akad wakālah yaitu reseller dropship memposisikan diri sebagai wakil dan supplier memposisikan sebagai muwakkil. Melihat adanya banyak peluang dalam usaha ini praktik jual beli yang menggunakan sistem dropship dapat diharapkan setiap pihak yang menjalaninya untuk tetap memenuhi rukun dan syarat yang ada dalam akad wakālah.Dalam kesimpulan diatas, maka pihak yang berkaitan disarankan; pertama, Reseller dropship di ren_beauty dalam melakukan jual beli harus tetap menerapkan rukun dan syarat wakālah yang sesuai. Reseller dropship juga harus amanah dan mengutamakan kepuasan pembeli. Salah satunya, jika reseller dropship tidak menjual produk yang rusak atau cacat kepada pembeli meskipun hal tersebut dapat mendapatkan keuntungan yang banyak namun harus tetap mengutamakan keselamatan dan kepuasan pembeli. Kedua, jika pembeli ingin melakuakan jual beli harus bersikap selektif dalam jual beli ini.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | hukum Islam; jual beli; wakalah |
| Subjects: | Hukum Islam Jual Beli |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Hananda Fitra Ikhsanti |
| Date Deposited: | 17 Oct 2022 07:14 |
| Last Modified: | 17 Oct 2022 07:14 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/54544 |
