Sari, Suryana Dwi Anjar (2022) Problematika pendirian bangunan liar masyarakat di kawasan tempat pemakaman umum Rangkah Kota Surabaya: tinjauan teori konflik Ralf Dahrendorf. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Suryana Dwi Anjar Sari_I73218053.pdf
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk, pertama: mengetahui penyebab masyarakat membangun bangunan liar masyarakat di kawasan TPU (Tempat Pemakaman Umum) rangkah di Kota Surabaya. Kedua: mengetahui apakah sudah ada penanganan dalam problematika bangunan liar di atas kawasan TPU (Tempat Pemakaman Umum) rangkah di Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori konflik kepentingan Ralf Dahrendorf.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1). Faktor penyebab terjadinya problematika dengan adanya banyak bangunan liar di kawasan TPU Rangkah Kota Surabaya sehingga mengakibatkan terjadi konflik. terjadi harapan peran yang disadari (ada orang- orang yang punya kepentingan- kepentingan tersembunyi telah disadari). Para warga yang mendirikan rumah di kawasan makam rangkah memiliki kepentingan untuk memiliki rumah dengan gratis tanpa membayar sewa,ingin memiliki warung tanpa sewa serta berternak tanpa memiliki tanah. Masyarakat yang membangun bangunan liar terdorong karena faktor ekonomi yang mempengaruhi keuangan masyarkat sehingga harus tinggal dikawasan TPU rangkah. Hal ini dikarenakan pengahasilan yang dimiliki tidak menentu, minim nya tingkat pendidikan masyarakat, kurangnya keahlian serta banyaknya para migran yang pindah ke kota tanpa memiliki pekerjaan sehingga beralih menempati bangunan liar. (2). Penanganan dalam problematika bangunan liar di atas kawasan TPU Rangkah Kota Surabaya.Sudah ada penanganan dari problematika berdirinya bangunan liar di kawasan makam rangkah. Penanganan yang pernah dilakukan oleh instansi pemerintahan untuk mengatasi bangunan liar adanya kandang hewan terutama sangkar burung merpati yang seringkali dilakukan pembongkaran dan pembakaran karena memicu terjadi perjudian di kawasan makam rangkah. Namun, meskipun sudah dilakukan pembakaran berkali-kali tetap saja sangkar burung merpati (bekupon) untuk perjudian dibangun lagi hal ini dikarenakan ada oknum tertentu yang memiliki kekuasaan untuk membangun bekupon lagi bertujuan perjudian. Sedangkan bangunan liar rumah dan warung yang berdiri tidak terjadi pembongkaran tetapi instansi melarang adanya bangunan baru di kawasan makam rangkah. Dan pemerintahan pun juga menawarkan rumah susun untuk mereka agar mereka menempati tempat yang lebih layak meskipun RT setempat sudah kurang lebih 3 atau 4 tahunan mengajukan sebanyak 218 KK untuk rumah susun belum ter acc.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bangunan liar; pemakaman umum Rangkah; teori konflik Ralf Dahrendorf |
| Subjects: | Konflik sosial Problem Based Instruction |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi |
| Depositing User: | Suryana Dwi Anjar Sari |
| Date Deposited: | 20 Sep 2022 03:17 |
| Last Modified: | 20 Sep 2022 03:29 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/54536 |
