Asfiya', Ahmad Asfi (2022) Studi hukum Islam tentang praktik utang piutang terhadap Bank Titil di Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegalsari Surabaya. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Ahmad Asfi Asfiya'_C72218049 ok.pdf
Download (3MB)
Abstract
Skripsi ini adalah penelitian dengan judul “Studi Hukum Islam tentang Praktik Utang Piutang terhadap Bank titil di Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegalsari Surabaya”. Penelitian ini didasarkan pada dua rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana praktik utang-piutang terhadap bank titil di Kelurahan Tegalsari Kecamatan tegalsari Surabaya, 2) Bagaimana analisis hukum Islam tentang praktik utang-piutang terhadap bank titil pada warga Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegalsari Surabaya. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan atau field research. Penelitian ini dilakukan dengan cara mambaca dari beberapa sumber buku, jurnal, dokumen, dan wawancara dengan yang terkait dalam penelitian. Kemudian dapat ditarik kesimpulan menggunakan pola pikir deduktif dengan mempaparkan ketentuan mengenai praktik utang-piutang terhadap bank titil dengan masyarakat Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegalsari Surabaya yang dianalisis dengan sudut pandang Hukum Islam. Maka dari hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) Praktik utang-piutang yang terjadi pada masyarakat Tegalsari dengan jasa bank titil ialah sebagian besar didasari dengan faktor memenuhi kebutuhan yang mendesak. Namun dengan adanya hal itu praktik utang-piutang yang terjadi menimbulkan adanya permasalahan yakni tambahan yang cukup besar dalam pembayaran. 2) Meninjau praktik utang-piutang terhadap bank titil dengan analisa Mas}lah}ah dapat disimpulkan bahwa praktik tersebut tidak bisa dikatakan Mas}lah}ah. Sebab dalam praktiknya tidak sesuai dengan ketentuan shara’ dan juga banyak menimbulkan mafsadah maka hal tersebut hukumnya haram. Adanya kesimpulan yang telah dipaparkan di atas, maka penulis menyarankan untuk bank titil hendaknya mempertimbangkan kembali tentang penerapan pembungaan yang cukup besar, mungkin penerapan dalam pembungaan bisa dikurangi atau sesuai dengan peraturan Bank Indonesia. Serta untuk masyarakat yang berhutang sebaiknya mencari informasi mengenai lembaga keuangan yang akan dipinjam, yang sekiranya bisa meringankan dalam pembayaran sehingga terhindar dari kesulitan dalam pembayaran. Lurah Tegalsari, sebaiknya memberikan pemahaman atau edukasi kepada masyarakat mengenai praktik utang-piutang yang sesuai dengan ketentuan hukum Islam dan memfasilitasi dengan membangun lembaga keuangan yang sesuai dengan ketentuan hukum Islam agar masyarakat bisa meminjam uang tanpa mengalami kesulitan dalam pembayaran.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam; Bank Titil; utang piutang |
| Subjects: | Bank dan Perbankan Muamalat Muamalah Riba |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Ahmad Asfi Asfiya' |
| Date Deposited: | 21 Jul 2022 03:01 |
| Last Modified: | 21 Jul 2022 03:01 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/54216 |
